Penjualan Roda Dua di Yogyakarta dan Sekitarnya Cenderung Melambat

Jum'at, 25 November 2016 - 16:25 WIB
Penjualan Roda Dua di...
Penjualan Roda Dua di Yogyakarta dan Sekitarnya Cenderung Melambat
A A A
YOGYAKARTA - Pertumbuhan pasar automotif di Yogyakarta mengalami perlambatan dibanding dengan tahun sebelumnya. Pertumbuhan paling besar justru terjadi di wilayah sekitarnya yaitu di area Banyumas. Potensi pasar yang masih besar di area Banyumas mengakibatkan pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan dengan Yogyakarta ataupun Kedu.

Head Of Marketing Astra Motor Yogyakarta, Budi Hartanto mengungkapkan, secara keseluruhan pasar di area Yogya, Kedu dan Banyumas yang menjadi daerah operasi Astra Motor sekitar 21.000 hingga 22.000 unit setiap bulannya. Tahun ini, pertumbuhan pasar di area ini sedikit melambat dibanding dengan tahun sebelumnya.

“Ada perlambatan, kali ini pertumbuhan pasar hanya sekitar 5%. Sementara tahun lalu 10%,”paparnya.

Di antara tiga wilayah yang menjadi area kerja Astra Motor Yogyakarta, Banyumas kali ini menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat dibanding dengan daerah lain. Potensi pasar di wilayah Banyumas kini semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut yang terus mengalami perbaikan.

Sementara di Yogyakarta, lanjutnya, kondisi pasar sepeda motor sebenarnya sudah rapat alias jenuh mengingat luas wilayah yang cukup kecil. Sehingga kepemilikan motor antara penduduk sangat padat karena satu rumah bisa ada dua hingga tiga motor. Hanya saja, Yogyakarta masih menjadi prioritas atau fokus pemasaran karena banyaknya pendatang setiap tahunnya.

Budi mengatakan, setiap tahun selalu ada pendatang baru baik itu mahasiswa ataupun siswa yang ingin menempuh pendidikan di wilayah ini. Para pendatang tersebut juga menjadi pasar yang potensial. Bahkan terkadang untuk merebut pasar dari para pendatang, dealer sering mempermudah persyaratan kepemilikan sepeda motor bagi mereka.

“Yogyakarta sebenarnya sudah sangat rapat, tetapi tertutupi olah pendatang. Honda sendiri saat ini mencatatkan jumlah penjualan hingga 190 ribu di akhir Oktober yang lalu,”ujarnya.

Jumlah tersebut sedikit meningkat dibanding dengan perolehan tahun lalu yang berada di angka 175 ribu kendaraan. Segmen matik masih diklaim menguasai pasar hingga 90%, disusul dengan tipe cup sebanyak 78% baru tipe sport 50%.

Menurutnya, Honda selalu berusaha meningkatkan penjualan mereka dengan mengerahkan berbagai lini baik mulai dari produk hingga layanan purna jual. Ia yakin, tahun depan mampu menguasai pasar sekitar 87-88% dari seluruh pasar sepeda motor di Yogya, Kedu dan Banyumas.

“Pasar sebenarnya stagnan, kami tumbuh karena yang lain banyak yang tutup. Kami tumbuh karena memakan pangsa pasar dari competitor,”terangnya.
(dol)
Berita Terkait
AHM Resmi Umumkan Harga...
AHM Resmi Umumkan Harga Honda ICON e: dan CUV e:
Honda Neo Sport Café...
Honda Neo Sport Café CB650R Diluncurkan di Indonesia
Menyamai Bengkel Resmi,...
Menyamai Bengkel Resmi, AHM Resmikan Pos AHASS TEFA di Bali
Ini Jagoan Honda untuk...
Ini Jagoan Honda untuk Melawan Motor Naked Eropa dan Jepang
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Menjajal New Honda ADV160...
Menjajal New Honda ADV160 dalam Berbagai Trek Jalan
Berita Terkini
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved