Amazon.com Membuka Hutan Hujan di Seattle

Selasa, 30 Januari 2018 - 13:54 WIB
Amazon.com Membuka Hutan...
Amazon.com Membuka Hutan Hujan di Seattle
A A A
SEATTLE - Amazon.com Inc membuka ruang kantor seperti hutan hujan di Seattle. Mereka berharap desain unik itu akan memicu ide-ide baru dari para pegawainya.

Saat kota-kota di penjuru Amerika Utara ingin menjadi kantor pusat kedua Amazon, retailer online terbesar di dunia itu masih memperluas kampus utamanya. Menara kantor dan restoran mewah telah menggantikan gudang dan tempat parkir di distrik South Lake Union, Seattle tersebut. Kompleks baru Spheres berbentuk bola itu secara resmi dibuka untuk para pegawai pada Selasa (30/1), puncak satu dekade pembangunan di sana.

Tiga kubah kaca berbentuk bola itu menampung sekitar 40.000 tanaman dari 400 spesies. Amazon yang terkenal dengan budaya kerjanya itu berharap lingkungan subur dalam Spheres itu akan membuat para pegawainya dapat merenung, bertemu, mencetuskan produk atau rencana baru.

Ruangan itu lebih mirip rumah kaca dibandingkan kantor biasa. Spheres itu tidak memiliki ruang rapat tertutup atau meja-meja. Di sana lebih banyak tersedia jalur untuk jalan kaki dan ruang pertemuan tidak biasa dengan sejumlah kursi.

Amazon telah menginvestasikan USD3,7 miliar untuk gedung-gedung dan infrastruktur di Seattle dari 2010 hingga musim panas 2017.

Saat ini sejumlah pejabat publik berlomba agar wilayahnya dapat menjadi lokasi kantor pusat kedua Amazon. Perusahaan itu akan menginvestasikan lebih dari USD5 miliar untuk kantor pusat kedua (HQ2) dan untuk menciptakan sebanyak 50.000 lapangan kerja.

Awal bulan ini, retailer online itu menyeleksi 238 penawaran yang telah masuk, menjadi 20. Para finalisnya adalah Boston, New York, Austin, Texas, yang dianggap cocok untuk menarik para talenta teknologi berpendidikan tinggi.

Amazon memulai kontes HQ2 pada musim panas lalu dan berencana memilih pemenangnya akhir tahun ini. Walikota Seattle, Gubernur Washington dan para eksekutif Amazon akan memberikan pidato saat pembukaan Spheres. Spheres akan menjadi bagian tur kampus Amazon dan publik dapat mengunjungi pameran di Spheres. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Waduh, Amazon Masuk...
Waduh, Amazon Masuk Daftar Perusahaan Paling Tidak Aman di AS
Asal Muasal Nama Amazon,...
Asal Muasal Nama Amazon, Dulu Sempat Disangka Mayat
5 Perdebatan ACTO dalam...
5 Perdebatan ACTO dalam Menyelamatkan Habibat Amazon
5 Sungai di Dunia yang...
5 Sungai di Dunia yang Penuh Ikan Piranha, Banyak Terdapat di Wilayah Amerika Selatan
Dilanda Banjir PHK,...
Dilanda Banjir PHK, Berikut Profil Raksasa Marketplace Amazon
4 Cara OTT Prime Video...
4 Cara OTT Prime Video Mencuri Hati Penonton Indonesia
Berita Terkini
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
BYD Umumkan Akan Jualan...
BYD Umumkan Akan Jualan Robot Humanoid lewat Dealer Mobil
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
3 Kijang Innova Ambulans...
3 Kijang Innova Ambulans Memperkuat Layanan Kesehatan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
Teknologi Canggih di...
Teknologi Canggih di Balik Pengelolaan Motor Listrik yang Makin Menjamur di Indonesia
Toyota Mulai Uji Coba...
Toyota Mulai Uji Coba Mobil Hidrogen di Sirkuit Le Mans
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved