Terkandung Kadmium, Mobil Hybrid Terindikasi Timbulkan Kanker

Jum'at, 17 Agustus 2018 - 00:04 WIB
Terkandung Kadmium,...
Terkandung Kadmium, Mobil Hybrid Terindikasi Timbulkan Kanker
A A A
BERLIN - Disaat semua produsen mobil berlomba-lomba menciptakan mobil listrik dan hybrid yang disebut-sebut sangat ramah lingkungan ternyata tak sepunuhnya benar. Pasalnya di mobil hybrid tersebut diduga ada kandungan yang berbahaya yang bisa menyebabkan kanker.

Kabar ini berhembus dari media Jerman, pasalnya Volkswagen sendiri telah memproduksi 124.000 mobil hibrida dan listrik yang bahannya mengandung zat penyebab kanker yang ditemukan di sisi baterai, yaitu kadmium.

Penggunaan kadmium adalah umum untuk komponen listrik yang ditemukan di televisi, tetapi dilarang keras untuk digunakan pada komponen mobil.

Temuan itu dibongkar oleh surat kabar Jerman mingguan Wirtschaftswoche yang mengklaim bahwa perusahaan pemasok yang tidak dikenal telah mengirimkan pengisi baterai yang mengandung kadmium ke pabrikan Jerman itu.

Menurut laporan itu, pengisi daya listrik tersedia di sejumlah kendaraan hybrid hibrida Volkswagen, Audi dan Porsche yang diproduksi pada tahun 2013 hingga Juni 2018.

Sebuah lagi laporan yang dirilis oleh The Local menyebut kendaraan yang "terpengaruh" akibat cadmium sebenarnya tidak mendatangkan bahaya kepada para sopir oleh karena konten 0.008 gram cadmium itu diproteksi dengan kemas dari udara.

Namun, Volkswagen mengambil langkah aman dengan menghentikan pemesanan GTE Golf pada Mei setelah pengungkapan dibuat.

Seperti dilansir dari Wiklipedia, Kadmium memiliki banyak kegunaan di bidang industri seperti, komponen kunci dalam produksi baterai, sebagai pigmen kadmium, proses pelapisan, dan biasa digunakan pada penyepuhan

Pada tahun 2009, 86% kadmium digunakan di baterai, terutama dalam baterai isi ulang nikel-kadmium. Sel nikel-kadmium memiliki potensi sel 1,2 V. Sel terdiri dari elektroda positif nikel hidroksida dan sebuah pelat kadmium sebagai elektroda negatif yang dipisahkan oleh elektrolit alkali (kalium hidroksida).

Uni Eropa menetapkan batas penggunaan kadmium yang diizinkan dalam elektronika pada tahun 2004 maksimal 0,01%, dengan beberapa pengecualian, namun mengurangi kandungan kadmium yang diizinkan dalam baterai menjadi 0,002%.
(wbs)
Berita Terkait
Volkswagen Golf Siap...
Volkswagen Golf Siap Berubah Jadi Mobil Listrik Murni
VW Berencana Uji Coba...
VW Berencana Uji Coba Mobil Listrik Tanpa Sopir di China
VW Ungkap Tampang Sangar...
VW Ungkap Tampang Sangar Sedan Listrik ID.X Performance Concept
Digempur Mobil Listrik...
Digempur Mobil Listrik China, VW Berencana Tutup Pabrik di Jerman?
Mobil Listrik Murah...
Mobil Listrik Murah Volkswagen Rp300 Jutaan akan Muncul di 2027
Teknologi ChatGPT Mulai...
Teknologi ChatGPT Mulai Ditanam di Kabin Mobil Volkswagen
Berita Terkini
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
2 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
4 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
6 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
7 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
8 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved