Warung Inisiatif Hidupkan Asa Masyarakat Banten Pasca-Tsunami
Sabtu, 30 Maret 2019 - 07:00 WIB
Warung Inisiatif Hidupkan Asa Masyarakat Banten Pasca-Tsunami
A
A
A
SERANG - Kondisi Serang, Banten dan sekitarnya pascagempa dan gelompang tsunami pada Desember 2018 lalu masih membutuhkan bantuan. PT Sharp Electronics Indonesia pun tak mau berpangku tangan.
Saat ini, Sharp Indonesia memfokuskan diri pada pemulihan situasi dan kondisi warga terdampak bencana alam di Pandeglang, Banten. Caranya dengan membangun kembali sejumlah sarana masyarakat yang berdaya guna.
Bermitra dengan Yayasan PKPU, Sharp Indonesia menyiapkan bantuan perbaikan sarana masyarakat berupa ‘Warung Inisiatif’. Fasilitas warung menjadi pilihan guna mengembalikkan kondisi yang kondusif serta menumbuhkan perekonomian warga sekitar Kampung Cangkara, RT 004/RW 001, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Carita, Pandeglang, Banten.
![Warung Inisiatif Hidupkan Asa Masyarakat Banten Pasca-Tsunami]()
Sebanyak 10 warung dengan dagangan berbeda dibangun selama tiga bulan lamanya. Jenis warung disesuaikan dengan usaha yang telah dijalankan warga sebelumnya, dari warung sembako hingga warung saji makanan.
“Guna memudahkan jalannya usaha warga penerima bantuan, Sharp Indonesia juga menghibahkan bantuan lain berupa uang senilai Rp5 juta sebagai modal awal,” sebut Pandu Setio, PR & Brand Communications Manager PT SHARP Electronics Indonesia.
“Kehadiran kami di sini bersama PKPU bertujuan untuk mendorong masyarakat kembali aktif berkegiatan. Warung menjadi pilihan karena bagaimanapun warung telah menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat sekitar dan sarana yang kami percaya dapat menghidupkan perkampungan Cangkara,” kata Pandu.
![Warung Inisiatif Hidupkan Asa Masyarakat Banten Pasca-Tsunami]()
Selain warung, lanjut dia, perusahaan juga memberikan fasilitas seperti meja dan bangku untuk warga berkumpul. Dengan berkumpul seperti ini, diharapkan masyarakat bisa merasa lebih aman dan mengurangi dampak trauma yang mereka alami.
Sesuai aturan yang ditetapkan oleh Pemkab Pandeglang, daerah pesisir pantai masih merupakan zona merah yang tidak dapat digunakan untuk beraktivitas, termasuk berdagang. Untuk itu, penerima manfaat Warung Inisiatif memindahkan warung ke area permukiman warga untuk sementara waktu.
Meski belum beroperasi seperti biasa, Warung Inisiatif dirasakan memberi pengaruh besar bagi warga penerima manfaat untuk memulai kembali usahanya yang sempat terhenti beberapa bulan pascabencana alam.
Hal ini diungkapkan oleh Kaswati, salah satu penerima manfaat, “Tsunami benar-benar telah menghancurkan warung saya dan mematikan usaha, selama tiga bulan kami tidak memiliki penghasilan, seluruh stok barang dagangan tersapu ombak bersama dengan warung. Saya berterima kasih sekali kepada Sharp Indonesia karena telah membangun warung ini untuk saya dan teman-teman. Kami berharap Banten kembali ramai dikunjungi wisatawan seperti sebelumnya sehingga kami dapat kembali memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” harapnya.
Perbaikan sarana masyarakat di Pandeglang merupakan bagian dari kegiatan corporate social responsibility (CSR) Sharp Indonesia, serta aksi employee philanthropy yang diinisiasi oleh karyawan SHARP Indonesia, baik di kantor pusat maupun cabang. Tingginya kepedulian karyawan terhadap sesama berdampak positif pada hasil penggalangan dana donasi untuk warga Pandeglang.
Saat ini, Sharp Indonesia memfokuskan diri pada pemulihan situasi dan kondisi warga terdampak bencana alam di Pandeglang, Banten. Caranya dengan membangun kembali sejumlah sarana masyarakat yang berdaya guna.
Bermitra dengan Yayasan PKPU, Sharp Indonesia menyiapkan bantuan perbaikan sarana masyarakat berupa ‘Warung Inisiatif’. Fasilitas warung menjadi pilihan guna mengembalikkan kondisi yang kondusif serta menumbuhkan perekonomian warga sekitar Kampung Cangkara, RT 004/RW 001, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Carita, Pandeglang, Banten.
.jpg)
Sebanyak 10 warung dengan dagangan berbeda dibangun selama tiga bulan lamanya. Jenis warung disesuaikan dengan usaha yang telah dijalankan warga sebelumnya, dari warung sembako hingga warung saji makanan.
“Guna memudahkan jalannya usaha warga penerima bantuan, Sharp Indonesia juga menghibahkan bantuan lain berupa uang senilai Rp5 juta sebagai modal awal,” sebut Pandu Setio, PR & Brand Communications Manager PT SHARP Electronics Indonesia.
“Kehadiran kami di sini bersama PKPU bertujuan untuk mendorong masyarakat kembali aktif berkegiatan. Warung menjadi pilihan karena bagaimanapun warung telah menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat sekitar dan sarana yang kami percaya dapat menghidupkan perkampungan Cangkara,” kata Pandu.
.jpg)
Selain warung, lanjut dia, perusahaan juga memberikan fasilitas seperti meja dan bangku untuk warga berkumpul. Dengan berkumpul seperti ini, diharapkan masyarakat bisa merasa lebih aman dan mengurangi dampak trauma yang mereka alami.
Sesuai aturan yang ditetapkan oleh Pemkab Pandeglang, daerah pesisir pantai masih merupakan zona merah yang tidak dapat digunakan untuk beraktivitas, termasuk berdagang. Untuk itu, penerima manfaat Warung Inisiatif memindahkan warung ke area permukiman warga untuk sementara waktu.
Meski belum beroperasi seperti biasa, Warung Inisiatif dirasakan memberi pengaruh besar bagi warga penerima manfaat untuk memulai kembali usahanya yang sempat terhenti beberapa bulan pascabencana alam.
Hal ini diungkapkan oleh Kaswati, salah satu penerima manfaat, “Tsunami benar-benar telah menghancurkan warung saya dan mematikan usaha, selama tiga bulan kami tidak memiliki penghasilan, seluruh stok barang dagangan tersapu ombak bersama dengan warung. Saya berterima kasih sekali kepada Sharp Indonesia karena telah membangun warung ini untuk saya dan teman-teman. Kami berharap Banten kembali ramai dikunjungi wisatawan seperti sebelumnya sehingga kami dapat kembali memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” harapnya.
Perbaikan sarana masyarakat di Pandeglang merupakan bagian dari kegiatan corporate social responsibility (CSR) Sharp Indonesia, serta aksi employee philanthropy yang diinisiasi oleh karyawan SHARP Indonesia, baik di kantor pusat maupun cabang. Tingginya kepedulian karyawan terhadap sesama berdampak positif pada hasil penggalangan dana donasi untuk warga Pandeglang.
(mim)