Usai Disabotase, Layanan Telepon dan SMS di Papua Berangsur Pulih

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 16:52 WIB
Usai Disabotase, Layanan...
Usai Disabotase, Layanan Telepon dan SMS di Papua Berangsur Pulih
A A A
JAKARTA - Layanan telepon dan SMS Telkomsel di sejumlah titik di Papua berangsur pulih. Operator seluler dengan logo warna merah ini mengaku sedang terus berupaya melakukan percepatan pemulihan layanan telepon dan SMS secara optimal.

"Saat ini layanan telepon dan SMS Telkomsel di sejumlah titik di Papua sudah berangsur pulih. Telkomsel terus berupaya melakukan percepatan pemulihan layanan telepon dan SMS secara optimal," ujar VP Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (30/8/2019). (Baca Juga: Lumpuh Total, Pemerintah Akui Telekomunikasi di Papua Disabotase)
Sebelumnya disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, matinya seluruh layanan telekomunikasi di Papua terjadi akibat adanya pihak yang memotong kabel utama jaringan optik Telkomsel.

Dalam melakukan perbaikan di ruang terbuka umum, Telkomsel bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pemerintah, TNI, serta aparat penegak hukum demi proses percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi.

Serta memastikan perlindungan karyawan Telkomsel beserta keluarganya berjalan lancar. ( BACA: Berita Terbaru Kerusuhan di Papua )

"Keamanan dan keselamatan karyawan beserta keluarganya merupakan hal terpenting bagi Telkomsel," tutur Denny

Telkomsel, kata Denny, juga fokus menjalankan kegiatan pengamanan dan penjagaan aset Telkomsel sekaligus Telkom Group. Untuk saat ini, kantor layanan Telkomsel (GraPARI) di kota Jayapura belum dapat beroperasi hingga waktu yang belum dapat ditentukan. Namun pelanggan tetap dapat memanfaatkan layanan call center di nomor 188.

Mengacu pada SIARAN PERS NO. 159/HM/KOMINFO/08/2019 pada tanggal 23 Agustus 2019, mengenai pemblokiran sementara layanan Data Telekomunikasi di propinsi Papua dan Papua Barat, masih berlanjut hingga suasana Tanah Papua kembali kondusif dan normal.

Untuk itu, Telkomsel sebagai operator penyedia layanan telkomunikasi mengikuti perintah yang telah ditetapkan pemerintah tersebut. Telkomsel terus melakukan pemantauan kualitas layanan secara berkala hingga nanti diputuskan oleh pemerintah untuk pemulihan akses layanan data.
"Telkomsel berharap agar situasi di tanah Papua dapat kembali normal, demi kepentingan masyarakat luas," pungkasnya.
(wbs)
Berita Terkait
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Menjaga Stabilitas Jaringan...
Menjaga Stabilitas Jaringan lewat Netmonk Internet Quality 
Berita Terkini
Jaecoo Perluas Jaringan...
Jaecoo Perluas Jaringan ke Makassar dan Solo, Kejar Target 80 Dealer Akhir Tahun
Supercar Zenvo Aurora...
Supercar Zenvo Aurora Tur Bermesin V12 Tenaga hingga 1.876 hp
GWM Siap Luncurkan Ora...
GWM Siap Luncurkan Ora Ballet Cat Facelift Bertenaga 201 hp
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Yamaha Aerox E Murni...
Yamaha Aerox E Murni Bertenaga Listrik Resmi Diluncurkan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved