Pabrik Pemasok Sel Baterai Tesla akan Tutup Sementara Akibat Corona
Senin, 23 Maret 2020 - 09:42 WIB
Pabrik Pemasok Sel Baterai Tesla akan Tutup Sementara Akibat Corona
A
A
A
NEVADA - Tesla akhirnya bersedia untuk menghentikan sementara produksinya mulai besok, Senin (23/3/2020). Sebelumnya, perusahaan milik Elon Musk itu enggan untuk menutup sementara pabriknya, meski virus corona telah mewabah.
Keputusan penutupan pabrik di Fremont dan New York ini terealisasi, setelah perusahaan melewati serangkaian pertemuan dengan sejumlah otoritas setempat. BACA JUGA: Bukan Buatan Manusia, Ahli Imunologi Buktikan Corona Terbentuk Alami
Seiring dengan penutupan tersebut, Panasonic Corp juga akan menghentikan sementara pabriknya, yang memproduksi baterai untuk mobil Tesla. BACA JUGA: Rasa Sakit Mengerikan Ini Dirasakan Penderita Infeksi Corona .
Rencananya, perusahaan elektronik asal Jepang itu akan menutup pabriknya di Nevada, Amerika Serikat, selama 14 hari. Pabrik itu memasok sel-sel baterai yang dipakai sebagai tenaga Tesla.
Kendati demikian, melansir dari Reuters, Minggu (22/3/2020), juru bicara Panasonic menolak untuk memberikan pernyataan terkait imbas bagi Tesla dengan penghentian sementara produksi sel baterai tersebut. BACA JUGA: Ilmuwan Wuhan Ingatkan Pemilik Golongan Darah Ini Mustahil Selamat dari Corona
Panasonic diketahui memiliki sekitar 3.500 karyawan di Nevada. Karyawan yang terkena dampak penutupan sementara itu tidak perlu khawatir, karena perusahaan akan memberikan bayaran penuh dan tunjangan lainnya.
Keputusan penutupan pabrik di Fremont dan New York ini terealisasi, setelah perusahaan melewati serangkaian pertemuan dengan sejumlah otoritas setempat. BACA JUGA: Bukan Buatan Manusia, Ahli Imunologi Buktikan Corona Terbentuk Alami
Seiring dengan penutupan tersebut, Panasonic Corp juga akan menghentikan sementara pabriknya, yang memproduksi baterai untuk mobil Tesla. BACA JUGA: Rasa Sakit Mengerikan Ini Dirasakan Penderita Infeksi Corona .
Rencananya, perusahaan elektronik asal Jepang itu akan menutup pabriknya di Nevada, Amerika Serikat, selama 14 hari. Pabrik itu memasok sel-sel baterai yang dipakai sebagai tenaga Tesla.
Kendati demikian, melansir dari Reuters, Minggu (22/3/2020), juru bicara Panasonic menolak untuk memberikan pernyataan terkait imbas bagi Tesla dengan penghentian sementara produksi sel baterai tersebut. BACA JUGA: Ilmuwan Wuhan Ingatkan Pemilik Golongan Darah Ini Mustahil Selamat dari Corona
Panasonic diketahui memiliki sekitar 3.500 karyawan di Nevada. Karyawan yang terkena dampak penutupan sementara itu tidak perlu khawatir, karena perusahaan akan memberikan bayaran penuh dan tunjangan lainnya.
(wbs)