Adira optimis pembiayaan tahun ini naik 22%
Kamis, 27 Maret 2014 - 21:26 WIB
Adira optimis pembiayaan tahun ini naik 22%
A
A
A
Sindonews.com - PT Adira Dinamika Multifanance Tbk terus meningkatkan ekspansi bisnis untuk meningkatkan pembiayaan. Anak perusahaan PT Bank Danamon Indonesia Tbk ini optimis catatkan pembiayaan senilai Rp4,8 triliun selama 2014. Jumlah tersebut meningkat sekitar 22 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp3,9 triliun.
General Manager PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, Mohammad Syahrir mengatakan, dalam rangka meningkatkan pembiayaan itu, Adira melakukan perluasan bisnis. Salah satunya adalag realisasi pembukaan satu kantor cabang Baru di Jawa Timur. Hanya saja, kantor tersebut lebih banyak melayani pembiayaan mobil.
"Saat ini kami sudah ada 24 Kantor cabang di Jawa Timur dan 17 Kantor pembantu mulai dari Pacitan hingga Banyuwangi," kata Syahrir di sela-sela peluncuran "Adira X-tra Bonus 2014: 1001 MotoGP Sepang", di Surabaya, Kamis (27/3/2014).
Ia juga menjelaskan, cabang-cabang baru juga dibuka di sejumlah wilayah di luar jawa. Di antaranya, ada di Wilayah Papua dan Sulawesi. Untuk Jumlah nasabah, secara nasional mencapai 4,8 Juta nasabah dengan nilai pembiayaan Rp48 trililun pada 2013.
"Untuk Jawa Timur pada 2013 ada 600 ribu nasabah. Tahun ini diharapkan meningkat hingga 17 persen," tandasnya.
General Manager PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, Mohammad Syahrir mengatakan, dalam rangka meningkatkan pembiayaan itu, Adira melakukan perluasan bisnis. Salah satunya adalag realisasi pembukaan satu kantor cabang Baru di Jawa Timur. Hanya saja, kantor tersebut lebih banyak melayani pembiayaan mobil.
"Saat ini kami sudah ada 24 Kantor cabang di Jawa Timur dan 17 Kantor pembantu mulai dari Pacitan hingga Banyuwangi," kata Syahrir di sela-sela peluncuran "Adira X-tra Bonus 2014: 1001 MotoGP Sepang", di Surabaya, Kamis (27/3/2014).
Ia juga menjelaskan, cabang-cabang baru juga dibuka di sejumlah wilayah di luar jawa. Di antaranya, ada di Wilayah Papua dan Sulawesi. Untuk Jumlah nasabah, secara nasional mencapai 4,8 Juta nasabah dengan nilai pembiayaan Rp48 trililun pada 2013.
"Untuk Jawa Timur pada 2013 ada 600 ribu nasabah. Tahun ini diharapkan meningkat hingga 17 persen," tandasnya.
(gpr)