Volvo Rilis Video Tes Tabrakan XC90
Kamis, 28 Agustus 2014 - 12:51 WIB

Volvo Rilis Video Tes Tabrakan XC90
A
A
A
GOTHENBURG - Volvo tidak ada habisnya merilis video maupun gambar penggoda yang menunjukan keunggulan XC90. Kali ini Volvo mempertontonkan video tes tabrakan di SUV baru mereka.
Dilansir dari Leftlanenews, Kamis (29/8/2014), dari video yang diunggah, XC90 terlihat memukau untuk tes tabrakan depan berkecepatan 40 mph, tabrakan samping 35 mph dan rollover pada kecepatan 30 mph.
Tes terakhir dilakukan untuk mengukur kekuatan atap secara signifikan. Hasilnya dalam tes, meski tampilan mobil yang direncanakan meluncur akhir tahun ini terlihat berantakan, namun semua jendela samping terlihat utuh.
XC90 digadang sebagai SUV termahal Volvo, dan menjadi mobil pertama yang menawarkan perlindungan run-off. Fitur ini berfungsi secara otomatis mengencangkan sabuk pengaman, jika kendaraan mulai kehilangan kendali.
"Titik awal kami pada keselamatan sama seperti ketika perusahaan diciptakan hampir 90 tahun yang lalu. Kami mempelajari data, berinovasi, dan hasilnya adalah salah satu mobil paling aman yang pernah dibuat," ucap Wakil Presiden R&D Volvo, Peter Mertens.
Dilansir dari Leftlanenews, Kamis (29/8/2014), dari video yang diunggah, XC90 terlihat memukau untuk tes tabrakan depan berkecepatan 40 mph, tabrakan samping 35 mph dan rollover pada kecepatan 30 mph.
Tes terakhir dilakukan untuk mengukur kekuatan atap secara signifikan. Hasilnya dalam tes, meski tampilan mobil yang direncanakan meluncur akhir tahun ini terlihat berantakan, namun semua jendela samping terlihat utuh.
XC90 digadang sebagai SUV termahal Volvo, dan menjadi mobil pertama yang menawarkan perlindungan run-off. Fitur ini berfungsi secara otomatis mengencangkan sabuk pengaman, jika kendaraan mulai kehilangan kendali.
"Titik awal kami pada keselamatan sama seperti ketika perusahaan diciptakan hampir 90 tahun yang lalu. Kami mempelajari data, berinovasi, dan hasilnya adalah salah satu mobil paling aman yang pernah dibuat," ucap Wakil Presiden R&D Volvo, Peter Mertens.
(dyt)