Penjualan Honda Jateng-DIY Tembus 9.287 Unit Sampai Agustus
Senin, 29 September 2014 - 21:58 WIB
Penjualan Honda Jateng-DIY Tembus 9.287 Unit Sampai Agustus
A
A
A
SEMARANG - Honda Semarang Center (HSC) Autorized main dealer resmi Honda di wilayah Jateng dan DIY berhasil membukukan penjualan mencapai 9.287 unit untuk semua tipe Honda.
Dengan penjualan tersebut meningkat 108% dari penjualan tahun sebelumnya. Dari total penjualan didominasi penjualan low MPV Honda Mobilio, yang mencapai 3.940 unit di wilayah Jateng dan DIY (40%).
Direktur HSC Soemantri mengatakan, dengan munculnya Mobillio sangat berpengaruh mendongkrak penjulan produk Honda di wilayah Jateng dan DIY.
''Memang Honda saat ini konsen terhadap low MPV Mobilio karena marketnya sangat besar dan memberikan kontribusi yang besar pula terhadap penjualan,''ungkapnya pada Sindonews, Senin (29/9/2014).
Dia mengaku dengan sisa waktu tiga bulan ke depan pihaknya optimis penjualan Mobilio terus mengalami peningkatan yang baik. Hal ini mengingat, sampai saat ini inden masih cukup banyak. Ditargetkan setiap bulan mampu menjual sekitar 1.000 unit.
Kontribusi besar berikan oleh Honda Brio Satya 1.773 unit dan Brio sebanyak 791 unit. Honda Brio mampu memberikan kontribusi mencapai 30%. ''Sisanya ada Jazz, kemudian Freed, CR-V sampai tipe sedan,''ungkapnya.
Sales Marketing Honda Semarang Center Eddy Haryanto menambahkan, khusus untuk pasar sedan sampai saat ini Honda masih memimpin market share di Jawa Tengah dengan total market mencapai 59,1%.
Namun meski memimpin pasar penjualan sedan di Jateng masih cukup kecil. Sejak Januari hingga Agustus, baru terjual 68 unit dan tahun ini ditargetkan hanya 80 unit yang terjual di Jateng dan DIY.
Sedangkan untuk market Honda Freed, dia mengatakan, kontribusi penjualan penjualan Honda Freed di Jateng baru sekitar 9 persen dari penjualan Nasional, atau sekitar 640 unit sejak Januari hingga Agustus 2014.
Namun sambungnya, dengan munculnya varian baru untuk Honda Freed dan sedan New Civic pihaknya optimistis penjualan akan semakin meningkat untuk dua tipe tersebut.
''Pasar sedan dan Freed sempat turun pada bulan Juli-Agustus, tetapi kami tetap yakin akan ada pertumbuhan di tiga bulan terakhir tahun ini,” tandasnya.
Dengan penjualan tersebut meningkat 108% dari penjualan tahun sebelumnya. Dari total penjualan didominasi penjualan low MPV Honda Mobilio, yang mencapai 3.940 unit di wilayah Jateng dan DIY (40%).
Direktur HSC Soemantri mengatakan, dengan munculnya Mobillio sangat berpengaruh mendongkrak penjulan produk Honda di wilayah Jateng dan DIY.
''Memang Honda saat ini konsen terhadap low MPV Mobilio karena marketnya sangat besar dan memberikan kontribusi yang besar pula terhadap penjualan,''ungkapnya pada Sindonews, Senin (29/9/2014).
Dia mengaku dengan sisa waktu tiga bulan ke depan pihaknya optimis penjualan Mobilio terus mengalami peningkatan yang baik. Hal ini mengingat, sampai saat ini inden masih cukup banyak. Ditargetkan setiap bulan mampu menjual sekitar 1.000 unit.
Kontribusi besar berikan oleh Honda Brio Satya 1.773 unit dan Brio sebanyak 791 unit. Honda Brio mampu memberikan kontribusi mencapai 30%. ''Sisanya ada Jazz, kemudian Freed, CR-V sampai tipe sedan,''ungkapnya.
Sales Marketing Honda Semarang Center Eddy Haryanto menambahkan, khusus untuk pasar sedan sampai saat ini Honda masih memimpin market share di Jawa Tengah dengan total market mencapai 59,1%.
Namun meski memimpin pasar penjualan sedan di Jateng masih cukup kecil. Sejak Januari hingga Agustus, baru terjual 68 unit dan tahun ini ditargetkan hanya 80 unit yang terjual di Jateng dan DIY.
Sedangkan untuk market Honda Freed, dia mengatakan, kontribusi penjualan penjualan Honda Freed di Jateng baru sekitar 9 persen dari penjualan Nasional, atau sekitar 640 unit sejak Januari hingga Agustus 2014.
Namun sambungnya, dengan munculnya varian baru untuk Honda Freed dan sedan New Civic pihaknya optimistis penjualan akan semakin meningkat untuk dua tipe tersebut.
''Pasar sedan dan Freed sempat turun pada bulan Juli-Agustus, tetapi kami tetap yakin akan ada pertumbuhan di tiga bulan terakhir tahun ini,” tandasnya.
(aww)