Kawasan Asia Bakal Menjadi Basis Pembuatan Sepeda Motor
Selasa, 24 Maret 2015 - 16:59 WIB
Kawasan Asia Bakal Menjadi Basis Pembuatan Sepeda Motor
A
A
A
JAKARTA - Seperti diberitakan sebelumnya, Bosch bertekad memposisikan perusahaan untuk ikut masuk dalam pasar sepeda motor global yang sedang tumbuh dengan cepat. Bahkan bila dilihat secara global, kebutuhan untuk mobilitas dengan harga terjangkau kini meningkat. (Baca juga: Bosch Akan Ikut Layani Kebutuhan Sepeda Motor Global)
Tentunya hal ini ikut meningkatkan permintaan kendaraan bermotor roda dua. Berbagai studi mengungkapkan bahwa pada 2021, lebih dari 160 juta kendaraan roda dua akan diproduksi setiap tahun. Sepertiga lebih banyak dari sekarang.
“Porsi pasar yang relevan untuk Bosch, terkait sistem keamanan berkendara, powertrain technology, dan displays and infotainment systems, akan naik dua kali lipat dalam lima tahun mendatang,” jelas anggota dewan manajemen di Robert Bosch, Dirk Hoheisel.
Berbagai studi juga menyebutkan bahwa kebanyakan dari peningkatan tersebut akan terjadi di Asia, bahwa hampir 90% dari kendaraan bermotor roda dua akan dibuat di Cina, India, dan Asia Tenggara.
Seperti dikatakan dalam keterangan tertulis Bosh, Selasa (24/3/2015), kendaraan yang diproduksi kebanyakan adalah sepeda motor kecil dengan kapasitas mesin mencapai 250 cc, moda transportasi yang sangat umum di sebagian besar kawasan Asia.
Tentunya hal ini ikut meningkatkan permintaan kendaraan bermotor roda dua. Berbagai studi mengungkapkan bahwa pada 2021, lebih dari 160 juta kendaraan roda dua akan diproduksi setiap tahun. Sepertiga lebih banyak dari sekarang.
“Porsi pasar yang relevan untuk Bosch, terkait sistem keamanan berkendara, powertrain technology, dan displays and infotainment systems, akan naik dua kali lipat dalam lima tahun mendatang,” jelas anggota dewan manajemen di Robert Bosch, Dirk Hoheisel.
Berbagai studi juga menyebutkan bahwa kebanyakan dari peningkatan tersebut akan terjadi di Asia, bahwa hampir 90% dari kendaraan bermotor roda dua akan dibuat di Cina, India, dan Asia Tenggara.
Seperti dikatakan dalam keterangan tertulis Bosh, Selasa (24/3/2015), kendaraan yang diproduksi kebanyakan adalah sepeda motor kecil dengan kapasitas mesin mencapai 250 cc, moda transportasi yang sangat umum di sebagian besar kawasan Asia.
(dol)