Ini Jadi Tren Teknologi Mobil

Kamis, 02 April 2015 - 08:55 WIB
Ini Jadi Tren Teknologi...
Ini Jadi Tren Teknologi Mobil
A A A
JAKARTA - Sejumlah perusahaan teknologi raksasa terjun langsung ke pasar automotif, yang sebelumnya tidak pernah mereka sentuh. Sektor automotif akan menjadi perangkat baru yang akan terkoneksi ke internet, serta menjadi bagian dari tren internet of things (IoT).

Nah, apa saja tren teknologi di mobil yang sedang berkembang saat ini?

Airbag di Bumper

Google punya ide terbaru yang telah dipatenkan, yakni mobil memiliki kantung udara (airbag) di bumpernya. Airbag di bumper itu sangat berguna untuk melindungi pejalan kaki, ketika terjadi kecelakaan. Airbag itu, terbuat dari bahan yang disebut “viscoelastic”.

Diklaim, material tersebut akan menyerap energi, membuat pejalan kaki yang tertabrak tidak akan terlempar ke aspal atau jalanan. Dan sebenarnya pemasangan airbag di bagian luar bodi ini sudah digagas oleh Volvo. Sebuah airbag di kaca depan mengembang begitu kecelakaan terjadi, melindungi pejalan kaki. Tapi, teknologi ini masih berupa konsep dan belum digunakan.

Investasi Apple di Automotif


Setelah mengembangkan CarPlay, Apple rupanya ingin mendalami bisnis automotif lebih jauh. Proyek yang dimpimpin Steve Zadesky, mantan engineer di Ford Motor Co. Cook memberi Zadesky sebuah tim berisi 1.000 pekerja.

Tim itu telah bertemu dengan Magna Steyr, perusahaan automotif asal Austria. Magna Steyr pernah bekerja sama dengan Mercedes Benz dan BMW untuk membuat kendaraan listrik. Tapi, apa yang dikerjakan oleh tim ini tetap tidak diketahui. Ada yang mengatakan mereka membuat perangkat hardware yang mendukung fungsi CarPlay, hingga membuat mobil listrik sendiri.

Mobil Terbang 2017

Perusahaan bernama AeroMobil asal Czech, tengah mengembangkan mobil hibrida dua pintu yang bisa terbang. Mereka mengklaim mobil tersebut siap dipasarkan pada 2017, jika regulasi pemerintah mengizinkan.

Pendiri Juraj Vaculik mengatakan, generasi ketiga AeroMobil itu memiliki sayap dan menggunakan mesin berbahan bakar bensin biasa. Kecepatan maksimalnya adalah 160 km per jam.

Mobil tersebut dapat terbang dan mendarat di rumput. Tentu saja, regulasi mobil terbang ini sangat pelik. Salah satunya, mungkin mengharuskan pengemudinya sebagai seorang pilot.
(dyt)
Berita Terkait
Mengintip Geliat Bisnis...
Mengintip Geliat Bisnis Restorasi Mobil Klasik
Penampakan Evakuasi...
Penampakan Evakuasi Mobil yang Dirusak dan Diceburkan Warga ke Sungai di Palembang
Belanja Mobil, Perkuat...
Belanja Mobil, Perkuat Media Sosial agar Semakin Dekat dengan Konsumen
Mazda Indonesia Hadirkan...
Mazda Indonesia Hadirkan Produk Unggulan di GJAW 2023
Pandemi Covid-19 Belum...
Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Penjualan Mobil Bekas Meningkat
Penjualan Mobil Bekas...
Penjualan Mobil Bekas kembali Menggeliat
Berita Terkini
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
1 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
3 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
6 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
9 jam yang lalu
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
11 jam yang lalu
BMW F 450 GS Concept...
BMW F 450 GS Concept Mulai Dibedah sebelum Dijual Bebas
12 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved