Libur Nataru Lewat Tol Layang MBZ, Pengendara Mobil Wajib Waspada!

Sabtu, 30 Desember 2023 - 08:55 WIB
Cek kondisi mobil seperti ban dan mesin. Kalau merasa ada masalah seperti bunyi-bunyian aneh, panel indikator menyala, atau hal-hal tidak biasa lainnya, sebaiknya melalui jalan tol biasa yang berada di bawahnya sehingga tidak menyulitkan apabila mogok.

2. Persiapan Pengemudi dan Penumpang

Mengemudi jarak jauh di atas jalan tol MBZ butuh kewaspadaan dan fokus yang tinggi terkait kondisi lingkungan. Seperti angin yang berembus kencang dan kontur jalan naik turun dengan sambungan antar bagian jalan tol yang terasa mengganggu.

Pengemudi tidak bisa istirahat atau bergantian karena bahu jalan yang sangat terbatas dan tidak terdapat rest area. Jadi, pastikan pengemudi dalam kondisi fit. Tidak kalah penting adalah memperhatikan kebutuhan penumpang karena tidak ada toilet.

3. Jangan Sampai Kehabisan Bensin

Sebagai gambaran, pengguna jalan layang tol MBZ dari arah Jakarta yang membutuhkan bahan bakar, SPBU terdekat tersedia di km 57 arah Cikampek. Artinya, pengemudi akan menemukan pom bensin setelah mengemudi sejauh sekitar 46 km. Pastikan posisi indikator bensin minimal berada di barik kedua agar tidak kehabisan BBM di tengah jalan.

4. Hati-hati Angin Kencang dari Samping

Salah satu risiko jalan tol MBZ adalah terpaan angin samping. Tetap tenang dan jangan memutar kemudi secara tiba-tiba apabila ada hembusan angin samping. Perlahan, kurangi kecepatan dan arahkan kemudi ke arah yang benar sesuai garis marka jalan. Hindari pengereman karena akan membuat mobil sulit dikendalikan dan berisiko tabrakan beruntun.

5. Jaga Jarak Aman

Bahu jalan di jalan tol ini sangat terbatas dan langsung berpapasan dengan pagar jika butuh manuver menghindar. Beri jeda dengan kendaraan di depan sehingga memiliki ruang yang cukup untuk bertindak apabila bermasalah akibat angin samping atau kendala lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!