Shell Tegaskan Zat Aditif Bukan untuk Sulap Oktan BBM
Jum'at, 28 Februari 2025 - 15:51 WIB
Shell menggunakan zat aditif pada BBM yang dipasarkan, namun tujuannya bukan untuk menaikkan angka oktan. Foto: Shell Indonesia
JAKARTA - Shell Indonesia membuka tabir mengenai penggunaan zat aditif dalam produk-produknya. Ingrid Siburian, Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, menegaskan bahwa zat aditif yang digunakan bukanlah untuk meningkatkan kadar oktan BBM.
"Produk yang kami bawa merupakan base fuel, jadi RON 92 memang RON 92 base fuel. Nah, itu kita tambahkan zat aditif di terminal," jelas Ingrid.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penentuan RON dilakukan melalui proses produksi yang kompleks, bukan dengan menambahkan zat aditif. "Zat aditif untuk menambahkan value. Mungkin setiap badan usaha punya value, keunggulan masing-masing. Kalau dari Shell, oktannya tetap. Kalau dari proses kami, tidak akan berubah," tegasnya.
Zat Aditif: Bukan 'Pesulap' Oktan
Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Ingrid menjelaskan bahwa Shell menggunakan zat aditif pada BBM yang dipasarkan, namun tujuannya bukan untuk menaikkan angka oktan."Produk yang kami bawa merupakan base fuel, jadi RON 92 memang RON 92 base fuel. Nah, itu kita tambahkan zat aditif di terminal," jelas Ingrid.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penentuan RON dilakukan melalui proses produksi yang kompleks, bukan dengan menambahkan zat aditif. "Zat aditif untuk menambahkan value. Mungkin setiap badan usaha punya value, keunggulan masing-masing. Kalau dari Shell, oktannya tetap. Kalau dari proses kami, tidak akan berubah," tegasnya.
Lihat Juga :