Toyota Siap Akuisisi Neta untuk Memperkuat Pasar China

Selasa, 13 Mei 2025 - 11:24 WIB
Toyota Siap Akuisisi Neta . FOTO/ DOK SindoNews
JAKARTA - Toyota dikabarkan berencana mengakuisisi Neta Auto yang saat ini sedang dalam masalah finansial. Ini menjadi langkah strategis mereka untuk memperkuat kehadiran mereka di China dengan memasarkan kendaraan listrik. Strategi ini juga dapat memberi dampak besar pada pengembangan kendaraan listrik Toyota di masa depan.

BACA JUGA - Penjualan Mobil Astra Tembus 377.358 Unit, Toyota dan Lexus Terlaris



Melansir Carnewschina, Neta Auto didirikan pada 2014 oleh Hozon New Energy Auto, dan mengalami krisis finansial sejak 2024. Kondisi ini membuat mereka menghentikan proses produksi dan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) massal. Saat ini, mereka dikabarkan sedang berusaha keras mencari investor untuk memperbaiki kondisi internal.

Pada 10 Februari 2025, Neta mengungkapkan rencana pendanaan E-roud yang gagal melibatkan 552-621 juta dolar AS. Investor utama, yang didukung dana negara BRICS, menjanjikan 3 miliar yuan (414 juta dolar AS). Pendanaan itu bergantung pada dimulainya kembali produksi dan pengamanan investasi yang sesuai, tapi keduanya tak terwujud.

Untuk melancarkan pendanaan, Neta membuka kembali pabrik di Tongxiang, pada awal Januari, produksi tidak pernah dilanjutkan karena kekurangan suku cadang yang parah. Kegagalan ini menyebabkan investor menarik diri, yang pada dasarnya membatalkan kesepakatan.

Pada awal 2025, usulan kepemilikan saham sebesar 50 persen hanya dengan harga 3 miliar yuan (414 juta dolar AS) memangkas valuasi perusahaan menjadi 6 miliar yuan (828 juta dolar AS), artinya ada penurunan sebesar 80 persen. Hal ini membuat marah para investor awal dan yang didukung negara, termasuk 360 Security Technology, yang pendirinya, Zhou Hongyi, menarik investasi lanjutan sebesar 138 juta dolar AS yang dijanjikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!