Perang Talenta di Jagat Mobil Listrik China Memanas: Xpeng Rekrut 8.000 Karyawan Baru, Siap Keroyok Tesla dan BYD

Sabtu, 19 Juli 2025 - 16:04 WIB
Xpeng berinvestasi pada pasukan elit untuk membawa perusahaan mereka lebih unggul dibanding yang lain. Foto: ist
BEIJING - Medan pertempuran mobil listrik (EV) di China, yang sudah dianggap paling brutal di dunia, kini semakin memanas. Di tengah persaingan sengit, salah satu pemain utamanya, Xpeng, baru saja mengumumkan sebuah deklarasi perang yang tak main-main: mereka akan merekrut 8.000 karyawan baru sepanjang tahun 2025.

Angka ini adalah sebuah lonjakan masif dari target awal mereka yang "hanya" 6.000 orang. Langkah "pengerahan massa" ini, yang diumumkan langsung oleh pendiri Xpeng, He Xiaopeng, dalam sebuah pertemuan internal, adalah sinyal jelas bahwa perusahaan sedang bersiap untuk bertarung habis-habisan dalam "perang talenta" demi satu tujuan: menciptakan mobil paling cerdas di planet ini.



Bukan Sekadar Mobil, Tapi 'Otak' di Atas Roda

Langkah Xpeng ini bukanlah sekadar untuk meningkatkan produksi mobil. Mayoritas dari 8.000 rekrutan baru ini adalah para insinyur, ilmuwan data, dan pakar Kecerdasan Buatan (AI) yang akan ditempatkan di divisi smart driving atau kemudi cerdas.

Ini menegaskan filosofi Xpeng: mereka tidak hanya menjual sasis dan baterai, mereka menjual "otak" di atas roda. Fokus utama mereka adalah memenangkan perlombaan teknologi swakemudi (self-driving) dan menciptakan perangkat lunak yang paling canggih, area di mana mereka harus berhadapan langsung dengan raksasa domestik seperti BYD dan Nio, serta titan global seperti Tesla.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!