Dominasi Pasar Mobil Jepang Tak Tergoyahkan: Model China dan EV Tergusur dari Top 10 Penjualan September 2025

Senin, 13 Oktober 2025 - 16:16 WIB
Penjualan mobil wholesales September naik tipis 0,5% menjadi 62.071 unit, namun kumulatif Januari-September anjlok 11,3%, sinyal perlambatan ekonomi yang mengkhawatirkan. Foto: TAM
JAKARTA - Data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa pasar mobil domestik masih dikuasai pemain lama.

Meski penjualan wholesales (dari pabrik ke dealer) pada September 2025 mengalami kenaikan tipis 0,5% menjadi 62.071 unit dibandingkan Agustus 2025 (61.777 unit), dominasi merek Jepang dan model konvensional tetap tak tergoyahkan.



Ironisnya, di tengah gempuran promosi agresif, tidak ada satu pun mobil merek China, termasuk kendaraan listrik, yang berhasil menembus daftar 10 besar mobil terlaris.

Ini bukan sekadar tren bulanan, melainkan indikasi kuat bahwa pasar Indonesia masih cenderung konservatif, memprioritaskan rekam jejak, jaringan purna jual, dan nilai jual kembali.

Kinerja Pasar Kumulatif: Alarm Perlambatan Ekonomi

Meskipun ada kenaikan bulanan yang minor, kinerja pasar secara kumulatif selama sembilan bulan pertama tahun 2025 justru menunjukkan sinyal perlambatan yang mengkhawatirkan.

Penjualan Wholesales (Januari-September 2025): Tercatat 561.819 unit, merosot 11,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (633.660 unit).

Penjualan Ritel (Januari-September 2025): Turun 10,9% menjadi 585.917 unit dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (657.448 unit).

Penurunan dua digit baik di level wholesales maupun ritel secara objektif mencerminkan adanya tekanan signifikan pada daya beli konsumen dan potensi perlambatan ekonomi secara umum.

Ini adalah alarm bagi industri otomotif dan pembuat kebijakan untuk mengevaluasi strategi stimulus, karena pasar belum sepenuhnya pulih.

Kijang Innova Rajai Penjualan, Mobil China Hilang dari Radar

Pada September 2025, Toyota Kijang Innova (gabungan Zenix dan Reborn) kembali menduduki takhta penjualan terlaris dengan distribusi 6.143 unit, melonjak 64,2% dari Agustus. Diikuti oleh Daihatsu Gran Max pikap (3.932 unit) dan Toyota Avanza (2.804 unit).

Yang paling mencolok adalah absennya mobil merek China dari daftar 10 besar, bahkan dari 20 besar.

Chery Tiggo Cross CSH hanya mampu menduduki posisi ke-16 dengan 1.042 unit, sementara BYD yang biasanya agresif bahkan tidak masuk dalam 20 besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!