Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:17 WIB
Drift King legendaris Keiichi Tsuchiya akan hadir langsung di IMX 2026 Next Gen Culture — membawa proyek rahasia yang belum pernah diungkap ke publik. Foto: NMAA
JAKARTA - Bukan dari sirkuit resmi, melainkan dari touge — jalur pegunungan gelap tempat balapan liar — Keiichi Tsuchiya membangun reputasinya sebagai pria yang paling ditakuti di tikungan.
Drift King itu kini dikonfirmasi hadir di Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 "Next Gen Culture", 9–11 Oktober 2026, Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD City, Tangerang. Bukan sekadar hadir — ia membawa kejutan yang masih dirahasiakannya.
Siapa Keiichi Tsuchiya dan Mengapa Disebut Drift King?
Keiichi Tsuchiya memulai karier balap resmi di ajang Fuji Freshman Series pada 1977, saat usianya baru 21 tahun.
Tapi nama "Drift King" tidak lahir di sirkuit — melainkan dari video legendaris Pluspy (1987), yang merekam aksi drifting jalanan di pegunungan Jepang menggunakan Toyota AE86 Sprinter Trueno. Video itu menjadi kitab suci para penggemar drifting global.
Karier Balap: Data dan Catatan
Rekam jejaknya di lintasan resmi tak kalah solid:
Juara Formula Mirage (1990)
Finis kedua, 1000km of Suzuka (1994)
Juara kelas, 24 Hours of Le Mans (1995 & 1999)
Drift King itu kini dikonfirmasi hadir di Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 "Next Gen Culture", 9–11 Oktober 2026, Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD City, Tangerang. Bukan sekadar hadir — ia membawa kejutan yang masih dirahasiakannya.
Siapa Keiichi Tsuchiya dan Mengapa Disebut Drift King?
Keiichi Tsuchiya memulai karier balap resmi di ajang Fuji Freshman Series pada 1977, saat usianya baru 21 tahun. Tapi nama "Drift King" tidak lahir di sirkuit — melainkan dari video legendaris Pluspy (1987), yang merekam aksi drifting jalanan di pegunungan Jepang menggunakan Toyota AE86 Sprinter Trueno. Video itu menjadi kitab suci para penggemar drifting global.
Karier Balap: Data dan Catatan
Rekam jejaknya di lintasan resmi tak kalah solid:
Juara Formula Mirage (1990)
Finis kedua, 1000km of Suzuka (1994)
Juara kelas, 24 Hours of Le Mans (1995 & 1999)
Lihat Juga :