Transportasi Supersonik Virgin Hyperloop Diuji Coba, Cuma Capai 165 Kilometer per Jam

Senin, 09 November 2020 - 18:00 WIB
Dia juga mengatakan meski tidak berhasil meraih kecepatan ekstrem saat tes, Virgin Hyperloop setidaknya berhasil meyakinkan para investor akan keamanan transportasi supersonik itu. "Pertanyaan yang paling utama adalah bagaimana keamanannya. Kami adalah orang biasa bukan astronot. Ini menunjukkan bahwa transportasi ini aman dan para investor dan para pengawas yang hadir sekarang bisa kembali ke investor untuk menyampaikan kabar gembira ini," harap Josh Geigel. (Baca juga : Tesla Klaim Dirikan 20.000 Supercharger di Dunia, Tak Ada Satu pun di Indonesia )



Diketahui program transportasi Virgin Hyperloop ini pertama kali diinisiasi oleh Elon Musk , CEO dan pendiri Tesla serta SpaceX pada 2012. Dia kemudian menawarkan proyek ini ke beberapa investor yang akhirnya diambil oleh miliuner asal Australia, Richard Branson.

Di tangan Richard Branson, proyek itu kemudian dilanjutkan dengan pendanaan bersama yang sebagian besar didominasi oleh Richard Branson sendiri. Jika berhasil direalisasi maka Virgin Hyperloop akan jadi transportasi yang fantastis. Nantinya berkat Virgin Hyperloop orang yang ingin datang ke San Fransisco ke Los Angeles bisa dilakukan dalam waktu kurang dari satu jam. Diketahui jarak Los Angeles ke San Fransisco mencapai 559 kilometer. Itu sama saja seperti dari Jakarta ke Yogyakarta yang bisa dicapai kurang dari satu jam hanya dengan Virgin Hyperloop.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!