Seperti Ghozali, Lamborghini Kini Ikut Jualan NFT
Kamis, 20 Januari 2022 - 07:00 WIB
NFT dari Lamborghini berada di luar angkasa selama 2 tahun belakangan ini. Foto/Lamborghini.
BOLOGNA - Perusahaan mobil sport Italia, Lamborghini kini jualan NFT seperti Ghozali Everyday yang bikin heboh Indonesia belakangan ini. Berbeda dengan Ghozali Everyday yang menjual foto selfie dirinya dengan NFT, perusahaan mobil yang berbasis di Bologna, Italia itu menjual sebuah plat serat karbon berukuran kecil yang mereka namakan Lamborghini Space Key.
Plat itu dinamakan Lamborghini Space Key karena memang Lamborghini telah mengirim benda itu ke Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) pada 2019. Plat itu akhirnya dibawa kembali ke bumi setelah Lamborghini melihat saat ini momen yang tepat untuk menjualnya sebagai NFT.
Menariknya lagi di plat serat karbon itu Lamborghini memasang sebuah QR Code. Kode rahasia itu menurut Lamborghini akan berisi sebuah informasi karya seni buatan seorang seniman yang namanya dirahasiakan.
Baca juga : Siap-siap! Safety Car Porsche Taycan Formula E Bakal Sapa Jakarta
Perbedaan Lamborghini Space Key dengan NFT yang lain adalah transaksinya. Pembeli NFT buatan Lamborghini justru akan menerima fisik dari plat serat karbon yang sudah berada di luar angkasa selama 2 tahun itu.
Plat itu dinamakan Lamborghini Space Key karena memang Lamborghini telah mengirim benda itu ke Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) pada 2019. Plat itu akhirnya dibawa kembali ke bumi setelah Lamborghini melihat saat ini momen yang tepat untuk menjualnya sebagai NFT.
Menariknya lagi di plat serat karbon itu Lamborghini memasang sebuah QR Code. Kode rahasia itu menurut Lamborghini akan berisi sebuah informasi karya seni buatan seorang seniman yang namanya dirahasiakan.
Baca juga : Siap-siap! Safety Car Porsche Taycan Formula E Bakal Sapa Jakarta
Perbedaan Lamborghini Space Key dengan NFT yang lain adalah transaksinya. Pembeli NFT buatan Lamborghini justru akan menerima fisik dari plat serat karbon yang sudah berada di luar angkasa selama 2 tahun itu.
Lihat Juga :