Misteri Hilangnya Jejak Informasi Bestaling Rijder di Dunia Maya, Bagaimana Nasib Chapter yang Ada?
Rabu, 01 Maret 2023 - 17:00 WIB
loading...
Belasting Rijder terakhir kali mengadakan kegiatan offline di Pangandaran, Jawa Barat dalam acara Jambore Belasting Rijder 2023. Foto/Screen Capture Facebook AND Audio System
A
A
A
JAKARTA - Bestaling Rijder, komunitas sepeda motor karyawan Ditjen Pajak benar-benar menghilang tak berbekas di dunia maya. Berbagai jejak informasi yang ditelusuri melalui pencarian internet benar-benar sulit ditemukan.
Ketiadaan informasi itu seolah berbarengan dengan instruksi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang meminta agar Dirjen Pajak Suryo Utomo menjelaskan dan kepada masyarakat mengenai jumlah harta kekayaan yang dia miliki.
Instruksi itu keluar menyusul beredarnya foto Suryo Utomo di berbagai media cetak dan online tengah mengendarai motor gede (moge) bersama klub Blasting Rijder DJP yang menurut Sri Mulyani adalah komunitas pegawai pajak yang menyukai naik motor besar.
Sri Mulyani bahkan meminta agar klub motor Blasting Rijder DJP itu dibubarkan. Pasalnya hobi dan gaya hidup mengendarai moge akan menimbulkan persepsi negatif masyarakat dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai Direkrorat Jenderal Pajak (DJP).
"Bahkan apabila Moge tersebut diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi, mengendarai dan memamerkan Moge bagi Pejabat/Pegawai Pajak dan Kemenkeu telah melanggar azas kepatutan dan kepantasan publik. Ini mencederai kepercayaan masyarakat," tulis Sri Mulyani, Minggu (26/2/2023).
Baca juga : Membedah Arti Nama Klub Motor Belasting Rijder Ditjen Pajak yang Bikin Sri Mulyani Murka
Ketiadaan informasi itu seolah berbarengan dengan instruksi Menteri Keuangan Sri Mulyani yang meminta agar Dirjen Pajak Suryo Utomo menjelaskan dan kepada masyarakat mengenai jumlah harta kekayaan yang dia miliki.
Instruksi itu keluar menyusul beredarnya foto Suryo Utomo di berbagai media cetak dan online tengah mengendarai motor gede (moge) bersama klub Blasting Rijder DJP yang menurut Sri Mulyani adalah komunitas pegawai pajak yang menyukai naik motor besar.
Sri Mulyani bahkan meminta agar klub motor Blasting Rijder DJP itu dibubarkan. Pasalnya hobi dan gaya hidup mengendarai moge akan menimbulkan persepsi negatif masyarakat dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai Direkrorat Jenderal Pajak (DJP).
"Bahkan apabila Moge tersebut diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi, mengendarai dan memamerkan Moge bagi Pejabat/Pegawai Pajak dan Kemenkeu telah melanggar azas kepatutan dan kepantasan publik. Ini mencederai kepercayaan masyarakat," tulis Sri Mulyani, Minggu (26/2/2023).
Baca juga : Membedah Arti Nama Klub Motor Belasting Rijder Ditjen Pajak yang Bikin Sri Mulyani Murka
Lihat Juga :