Kecelakaan Mobil Listrik Bikin Perusahaan Asuransi Pusing Tujuh Keliling
Selasa, 21 Maret 2023 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kita membeli mobil listrik untuk alasan keberlanjutan. Hanya saja baterai mobil listrik harus segera dibuang jika mengalami kerusakan akibat kecelakaan," ujar Matthew Avery, Research Director Automotive Risk Intelligence dari Thatcham Research.
Menurut Policygenius, rata-rata pembayaran asuransi mobil listrik per bulannya adalah USD206 atau setara Rp3,15 juta. Biaya itu lebih mahal 27 persen dibanding asuransi per bulan mobil konvensional.
Bankrate menyebutkan kecelakaan kecil yang mengakibatkan kerusakan pada baterai setidaknya butuh biaya mencapai USD15.000 atau mencapai Rp229,5 juta.
Baterai pengganti untuk Tesla Model 3 saja saat ini mencapai harga USD20.000 atau setara Rp306,3 juta. Biaya itu nyaris setengahnya dari harga Tesla Model 3 saat ini yakni USD43.000 atau sama dengan Rp657.9 juta.
Baca juga : Miris, Ini Pengakuan Moderator Video Porno Pornhub yang Menyedihkan
Menurut Policygenius, rata-rata pembayaran asuransi mobil listrik per bulannya adalah USD206 atau setara Rp3,15 juta. Biaya itu lebih mahal 27 persen dibanding asuransi per bulan mobil konvensional.
Bankrate menyebutkan kecelakaan kecil yang mengakibatkan kerusakan pada baterai setidaknya butuh biaya mencapai USD15.000 atau mencapai Rp229,5 juta.
Baterai pengganti untuk Tesla Model 3 saja saat ini mencapai harga USD20.000 atau setara Rp306,3 juta. Biaya itu nyaris setengahnya dari harga Tesla Model 3 saat ini yakni USD43.000 atau sama dengan Rp657.9 juta.
Baca juga : Miris, Ini Pengakuan Moderator Video Porno Pornhub yang Menyedihkan

Lihat Juga :