Pengamat: TikTok Mendunia karena China Larang Facebook dan Instagram
Minggu, 26 Juli 2020 - 13:20 WIB
loading...
A
A
A
“Bahkan TikTok dalam waktu dekat akan merilis model monetize atau kerja sama iklan, sehingga usernya bisa mendapatkan pemasukan seperti di Youtube dan Facebook,” kata Pratama.
Selain itu, salah satu hal yang dianggap sebagai keunggulan TikTok oleh para pemakainya adalah karena platform tersebut tidak mengenal copyright.
Artinya, pengguna bisa memakai berbagai musik dan video tanpa khawatir terkena take down seperti di FB, IG dan Youtube. Namun, di saat namanya melambung, TikTok terkena larangan penggunaan dan beroperasi di kawasan Amerika Serikat dan India, dengan alasan keamanan.
“Uni Eropa melakukan pengawasan ketat data TikTok ke mana saja dan akan diolah seperti apa, tidak sampai melarang seperti di AS. Pertama yang selalu dicek adalah privacy policy. Hal serupa yang menimpa Zoom karena ada perihal pengumpulan data yang tidak disampaikan di privacy policy,” jelas chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC (Communication & Information System Security Research Center) ini.
Selain itu, salah satu hal yang dianggap sebagai keunggulan TikTok oleh para pemakainya adalah karena platform tersebut tidak mengenal copyright.
Artinya, pengguna bisa memakai berbagai musik dan video tanpa khawatir terkena take down seperti di FB, IG dan Youtube. Namun, di saat namanya melambung, TikTok terkena larangan penggunaan dan beroperasi di kawasan Amerika Serikat dan India, dengan alasan keamanan.
“Uni Eropa melakukan pengawasan ketat data TikTok ke mana saja dan akan diolah seperti apa, tidak sampai melarang seperti di AS. Pertama yang selalu dicek adalah privacy policy. Hal serupa yang menimpa Zoom karena ada perihal pengumpulan data yang tidak disampaikan di privacy policy,” jelas chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC (Communication & Information System Security Research Center) ini.
(wbs)
Lihat Juga :