Koenigsegg Regera Torehkan Rekor Baru Akselerasi 0-400-0 dalam 28 Detik
Senin, 26 Juni 2023 - 08:34 WIB
loading...
Koenigsegg Regera, megacar hibrida mewah berkekuatan 1.800 tenaga kuda menorehkan rekor baru akselerasi kecepatan 0-400-0 dalam waktu 28,81 detik. Foto/Koenigsegg/NewAtlas
A
A
A
ANGELHOLM - Koenigsegg Regera, megacar hibrida mewah berkekuatan 1.800 tenaga kuda menorehkan rekor baru akselerasi kecepatan 0-400-0 dalam waktu 28,81 detik. Rekor terbaik megacar pabrikan otomotif Swedia untuk akselerasi 0-400-0 adalah 31,49 detik yang dibukukan pada tahun 2019.
“Rekor khusus ini sangat berarti bagi Koenigsegg, karena ini adalah rekor yang mencakup setiap aspek performa ekstrem,” kata Christian von Koenigsegg, pendiri pabrikan Koenigsegg dalam siaran pers dikutip SINDOnews dari laman NewAtlas, Senin (26/6/2023).
Akselerasi 0-400-0 menjadi tolok ukur ketangguhan mobil super untuk mencapai kecepatan tertinggi dan berhenti seketika dalam waktu singkat. Tolok ukur 0-400-0 berarti kendaraan dipacu dari 0-400 km/jam (249 mil/jam), kemudian berhenti secepat mungkin dari 400 km/jam menjadi 0.
Baca juga; Mobil Listrik Tercepat, Rimac Nevera Melesat 415 Km Per Jam
Metode ini bukan hanya sekadar untuk mengetes ketangguhan tenaga mesin dan cengkeraman pengereman hypercar. Cara ini juga menjadi tes ekstrem untuk kontrol traksi, ABS, aerodinamika aktif, dan sistem suspensi.
“Rekor khusus ini sangat berarti bagi Koenigsegg, karena ini adalah rekor yang mencakup setiap aspek performa ekstrem,” kata Christian von Koenigsegg, pendiri pabrikan Koenigsegg dalam siaran pers dikutip SINDOnews dari laman NewAtlas, Senin (26/6/2023).
Akselerasi 0-400-0 menjadi tolok ukur ketangguhan mobil super untuk mencapai kecepatan tertinggi dan berhenti seketika dalam waktu singkat. Tolok ukur 0-400-0 berarti kendaraan dipacu dari 0-400 km/jam (249 mil/jam), kemudian berhenti secepat mungkin dari 400 km/jam menjadi 0.
Baca juga; Mobil Listrik Tercepat, Rimac Nevera Melesat 415 Km Per Jam
Metode ini bukan hanya sekadar untuk mengetes ketangguhan tenaga mesin dan cengkeraman pengereman hypercar. Cara ini juga menjadi tes ekstrem untuk kontrol traksi, ABS, aerodinamika aktif, dan sistem suspensi.
Lihat Juga :