Mobil Listrik Murah Tesla Diprediksi Hadir Awal 2025
Rabu, 28 Juni 2023 - 10:11 WIB
loading...
Mobil listrik murah Tesla yang harganya Rp300 jutaan hanya akan diproduksi di pabrik Tesla yang ada di Meksiko. Foto/Ruido en Lared
A
A
A
JAKARTA - Tesla diperkirakan akan menghadirkan mobil listrik murah mereka pada awal 2025. Hal itu terungkap setelah Tesla meminta beberapa suplier parts mobil listrik yang ada di China untuk memuluskan rencana pembuatan mobil listrik murah tersebut.
Tidak main-main Tesla meminta sebanyak 20 suplier komponen di China untuk membuat pabrik komponen langsung di tempat mobil listrik murah Tesla itu dibuat. Direncanakan mobil listrik murah Tesla itu akan diproduksi di pabrik baru Tesla yang ada di Meksiko.
Tesla meminta para suplier itu membuka pabrik guna memuluskan keinginan mereka membuat mobil listrik murah. Pasalnya regulasi baru yang ditetapkan pemerintah Amerika Serikat memungkinkan hal itu terjadi.
"Undang-undang itu memberikan pengurangan pajak sebesar USD7.500 (Rp112 juta) untuk kendaraan listrik yang 75 persen komponennya diproduksi di wilayah Amerika Utara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko," tulis Weixin.
Tidak hanya itu Tesla ternyata menurut Weixin memberikan ancaman yang serius buat para suplier di China. Jika mereka tidak mau membangun pabrik komponen di Meksiko maka Tesla punya kewenangan untuk memutus kontrak kerja sama.
Tidak main-main Tesla meminta sebanyak 20 suplier komponen di China untuk membuat pabrik komponen langsung di tempat mobil listrik murah Tesla itu dibuat. Direncanakan mobil listrik murah Tesla itu akan diproduksi di pabrik baru Tesla yang ada di Meksiko.
Tesla meminta para suplier itu membuka pabrik guna memuluskan keinginan mereka membuat mobil listrik murah. Pasalnya regulasi baru yang ditetapkan pemerintah Amerika Serikat memungkinkan hal itu terjadi.
"Undang-undang itu memberikan pengurangan pajak sebesar USD7.500 (Rp112 juta) untuk kendaraan listrik yang 75 persen komponennya diproduksi di wilayah Amerika Utara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko," tulis Weixin.
Tidak hanya itu Tesla ternyata menurut Weixin memberikan ancaman yang serius buat para suplier di China. Jika mereka tidak mau membangun pabrik komponen di Meksiko maka Tesla punya kewenangan untuk memutus kontrak kerja sama.
Lihat Juga :