Wah, Ujian Praktik SIM C Nantinya Harus Gunakan Motor Listrik
Jum'at, 15 September 2023 - 20:17 WIB
loading...
Ujian praktik SIM C rencananya bakal menggunakan motor listrik yang setara 110 cc-125 cc. Foto: Antara
A
A
A
JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tengah membuka peluang menjadikan motor listrik sebagai standar ujian praktik SIM C. Ini sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
Seperti diketahui, pemerintah mewajibkan pejabat negara, termasuk polisi, menggunakan kendaraan listrik untuk operasional. Ini untuk mensosialisasikan pada masyarakan bahwa kendaraan listrik layak untuk digunakan mobilitas harian.
Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa tak ada masalah dalam penggunaan motor listrik untuk ujian praktik SIM C. Ia mengatakan nantinya akan disesuaikan dengan kapasitas mesin konvensional.
“Tidak ada masalah (menggunakan motor listrik). Kita lagi menghitung dengan tim perhubungan uji tipenya, yang kWh berapa 250 cc ke atas sampai 500 cc, kan belum ada ketentuannya, uji tipenya kan ada di perhubungan. Bukan saya yang bisa menentukan," kata Brigjen Pol Yusri kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/9).
“Kalau sekarang fossil sudah tahu kita, SIM C sampai dengan 250 cc, 250 cc - 500 cc itu SIM C1, 500 ke atas adalah SIM C2, itu yang cc. Bagaimana yang motor listrik? tanyakan di perhubungan," sambungnya.
Seperti diketahui, pemerintah mewajibkan pejabat negara, termasuk polisi, menggunakan kendaraan listrik untuk operasional. Ini untuk mensosialisasikan pada masyarakan bahwa kendaraan listrik layak untuk digunakan mobilitas harian.
Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa tak ada masalah dalam penggunaan motor listrik untuk ujian praktik SIM C. Ia mengatakan nantinya akan disesuaikan dengan kapasitas mesin konvensional.
“Tidak ada masalah (menggunakan motor listrik). Kita lagi menghitung dengan tim perhubungan uji tipenya, yang kWh berapa 250 cc ke atas sampai 500 cc, kan belum ada ketentuannya, uji tipenya kan ada di perhubungan. Bukan saya yang bisa menentukan," kata Brigjen Pol Yusri kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/9).
“Kalau sekarang fossil sudah tahu kita, SIM C sampai dengan 250 cc, 250 cc - 500 cc itu SIM C1, 500 ke atas adalah SIM C2, itu yang cc. Bagaimana yang motor listrik? tanyakan di perhubungan," sambungnya.
Lihat Juga :