Hasil Riset Terbaru, Mobil Listrik Ternyata Hasilkan Banyak Emisi Beracun
Sabtu, 09 Maret 2024 - 09:41 WIB
loading...
Mobil listrik Tesla model 3. (Foto: Reuters)
A
A
A
JAKARTA - Mobil listrik disinyalir melepaskan lebih banyak emisi beracun daripada kendaraan konvensional. Hal ini berdasarkan kajian pada tahun 2022 tetapi mulai beredar lagi setelah disebut dalam sebuah opini di Wall Street Journal.
Studi tersebut menemukan bahwa rem dan ban mobil listrik melepaskan 1.850 kali lebih banyak materi partikulat dibandingkan dengan knalpot mobil yang memiliki filter untuk mengurangi emisi.
Studi ini menemukan bahwa kendaraan listrik lebih berat rata-rata 30 persen daripada mobil bertenaga bensin, yang menyebabkan rem dan tapak ban aus lebih cepat daripada mobil standar dan melepaskan partikel-partikel kecil, seringkali beracun, ke atmosfer.
Dilansir dari Daily Mail, Sabtu (9/3/2024), Hesham Rakha, profesor di Virginia Tech, mengatakan bahwa studi ini hanya 'sebagian benar' karena meskipun kendaraan listrik lebih berat, ban mereka akan melepaskan lebih banyak mikroplastik ke udara, tetapi ini juga bisa benar untuk sedan versus SUV.
Baca Juga: Akio Toyoda Sebut Mobil Listrik Bukan Solusi Kurangi Emisi Karbon
Rakha mengatakan sangat sulit untuk menentukan perbedaan antara jumlah mikroplastik yang dikeluarkan dari tapak ban kendaraan listrik dan kendaraan bertenaga bensin karena harus memisahkan mikroplastik yang sudah ada di udara dari sumber lain dengan apa yang keluar dari ban.
Studi tersebut menemukan bahwa rem dan ban mobil listrik melepaskan 1.850 kali lebih banyak materi partikulat dibandingkan dengan knalpot mobil yang memiliki filter untuk mengurangi emisi.
Studi ini menemukan bahwa kendaraan listrik lebih berat rata-rata 30 persen daripada mobil bertenaga bensin, yang menyebabkan rem dan tapak ban aus lebih cepat daripada mobil standar dan melepaskan partikel-partikel kecil, seringkali beracun, ke atmosfer.
Dilansir dari Daily Mail, Sabtu (9/3/2024), Hesham Rakha, profesor di Virginia Tech, mengatakan bahwa studi ini hanya 'sebagian benar' karena meskipun kendaraan listrik lebih berat, ban mereka akan melepaskan lebih banyak mikroplastik ke udara, tetapi ini juga bisa benar untuk sedan versus SUV.
Baca Juga: Akio Toyoda Sebut Mobil Listrik Bukan Solusi Kurangi Emisi Karbon
Rakha mengatakan sangat sulit untuk menentukan perbedaan antara jumlah mikroplastik yang dikeluarkan dari tapak ban kendaraan listrik dan kendaraan bertenaga bensin karena harus memisahkan mikroplastik yang sudah ada di udara dari sumber lain dengan apa yang keluar dari ban.
Lihat Juga :