Merek-merek Besar Mewarnai Perjalanan Panjang BAIC di Industri Otomotif
Kamis, 25 Juli 2024 - 18:15 WIB
loading...
Perjalanan Panjang BAIC di Industri Otomotif. FOTO/ DOK SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bermula dari kendaraan sedan pertama BAIC yang diberi nama “Jinggangshan” pada tahun 1958, pabrikan ini terus menerus menorehkan sejarah baru di dunia otomotif.
BACA JUGA - Industri Otomotif Tertatih Dihantam Pandemi
Memiliki visi untuk berkontribusi dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik, BAIC secara terus menerus melakukan riset dan pengembangan yang menitik beratkan pada inovasi teknologi dengan prinsip “craftsmanship at heart”, filosofi tersebut menggambarkan setiap langkah yang dilakukan merupakan bagian dari misi untuk terus berinovasi menuju kepada teknologi otomotif yang cerdas, hemat energi dan aman.
Seperti dilansir dari situs resmi BAIC, di usia 25 tahun berkiprah di industri otomotif, untuk pertama kalinya BAIC mengembangkan bisnisnya dengan Joint Venture dengan pabrikan otomotif asal Amerika dan membentuk Beijing Jeep Corporation di tahun 1983.
Keberhasilannya dalam kerjasama tersebut membuahkan Joint Venture berikutnya dengan pabrikan global asal Korea di tahun 2002 kemudian membentuk Beijing Hyundai Motor Co., Ltd, 3 tahun kemudian kesuksesannya tercermin dengan kepercayaan pabrikan otomotif asal Stuttgart, Jerman yang terkenal dengan produk premiumnya dan membentuk Beijing Benz Automotive Co., Ltd, pada tahun 2005.
Sejarah-sejarah besar industri otomotif dunia terus dicetak oleh BAIC GROUP. Membangun pabrikan Commercial Vehicle yang sukses besar dan dikenal memiliki penjualan No.1 di dunia yaitu FOTON MOTOR Co.,Ltd pada tahun 1996, group ini terus melebarkan sayap bisnisnya dengan membeli hak intelektual brand asal Swedia yaitu SAAB pada tahun 2009, mengakuisisi 100% saham pabrikan Automotive Roof System asal Belanda yang dikenal dengan dengan kualitasnya yang mumpuni yaitu INALFA pada tahun 2011, bahkan pada tahun 2016 grup ini membeli 35% saham FUJIAN BENZ yang mengembangkan light commercial vehicle untuk beberapa brand yang cukup dikenal seperti Mercedes-Benz Viano, Sprinter dan V-Class.
Berkomitmen untuk terus melahirkan produk otomotif berkualitas, pada tahun 2018 kerjasama dengan MAGNA dilakukan untuk membangun manufacturing base serta melakukan riset dan pengembangan untuk membuat high-end battery electric vehicle (BEV). MAGNA sendiri merupakan pabrikan part otomotif terbesar di Amerika Utara yang telah bekerjasama dengan berbagai brand ternama dari berbagai belahan dunia.
BACA JUGA - Industri Otomotif Tertatih Dihantam Pandemi
Memiliki visi untuk berkontribusi dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik, BAIC secara terus menerus melakukan riset dan pengembangan yang menitik beratkan pada inovasi teknologi dengan prinsip “craftsmanship at heart”, filosofi tersebut menggambarkan setiap langkah yang dilakukan merupakan bagian dari misi untuk terus berinovasi menuju kepada teknologi otomotif yang cerdas, hemat energi dan aman.
Seperti dilansir dari situs resmi BAIC, di usia 25 tahun berkiprah di industri otomotif, untuk pertama kalinya BAIC mengembangkan bisnisnya dengan Joint Venture dengan pabrikan otomotif asal Amerika dan membentuk Beijing Jeep Corporation di tahun 1983.
Keberhasilannya dalam kerjasama tersebut membuahkan Joint Venture berikutnya dengan pabrikan global asal Korea di tahun 2002 kemudian membentuk Beijing Hyundai Motor Co., Ltd, 3 tahun kemudian kesuksesannya tercermin dengan kepercayaan pabrikan otomotif asal Stuttgart, Jerman yang terkenal dengan produk premiumnya dan membentuk Beijing Benz Automotive Co., Ltd, pada tahun 2005.
Sejarah-sejarah besar industri otomotif dunia terus dicetak oleh BAIC GROUP. Membangun pabrikan Commercial Vehicle yang sukses besar dan dikenal memiliki penjualan No.1 di dunia yaitu FOTON MOTOR Co.,Ltd pada tahun 1996, group ini terus melebarkan sayap bisnisnya dengan membeli hak intelektual brand asal Swedia yaitu SAAB pada tahun 2009, mengakuisisi 100% saham pabrikan Automotive Roof System asal Belanda yang dikenal dengan dengan kualitasnya yang mumpuni yaitu INALFA pada tahun 2011, bahkan pada tahun 2016 grup ini membeli 35% saham FUJIAN BENZ yang mengembangkan light commercial vehicle untuk beberapa brand yang cukup dikenal seperti Mercedes-Benz Viano, Sprinter dan V-Class.
Berkomitmen untuk terus melahirkan produk otomotif berkualitas, pada tahun 2018 kerjasama dengan MAGNA dilakukan untuk membangun manufacturing base serta melakukan riset dan pengembangan untuk membuat high-end battery electric vehicle (BEV). MAGNA sendiri merupakan pabrikan part otomotif terbesar di Amerika Utara yang telah bekerjasama dengan berbagai brand ternama dari berbagai belahan dunia.
Lihat Juga :