CATL: Raksasa Baterai EV China yang Bikin Eropa dan Amerika Ketar-Ketir!

Senin, 05 Agustus 2024 - 20:55 WIB
loading...
A A A
Pabrik ini mencakup 57 hektar dan memiliki kapasitas untuk membangun baterai untuk ratusan ribu mobil setiap tahun. CATL mulai membangun fasilitas perakitan ini ketika masih menjadi perusahaan muda berusia 8 tahun.

CATL: Raksasa Baterai EV China yang Bikin Eropa dan Amerika Ketar-Ketir!

Produsen mobil Jerman memutuskan untuk bergabung dengan elektrifikasi untuk mengurangi emisi sebelum batas waktu yang ditetapkan oleh Uni Eropa untuk mengurangi emisi karbon.

Jerman tidak memiliki produsen baterai asli, sehingga tidak punya pilihan selain beralih ke pembuat baterai China. Tesla juga mulai membangun gigafactory di luar Berlin pada saat yang sama ketika CATL sedang membangun pabriknya.

Menyambut perusahaan teknologi China ke Jerman adalah tanda bahwa industri otomotif sedang berubah. Jerman adalah tempat mesin pembakaran internal empat langkah ditemukan, dan Detroit adalah tempat jalur perakitan modern dikembangkan. China sekarang mengambil alih dengan dasar pasar EV — baterai lithium-ion.

Membangun pabrik di Jerman memberi perusahaan China pijakan yang dibutuhkannya di Uni Eropa. Beberapa tahun setelah membuka pabrik, CATL menjadi pemasok baterai untuk hampir semua produsen EV termasuk hampir semua perusahaan EV China, memimpin gerakan dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Berita Terkini
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved