Jepang Hadirkan Baterai Mobil Listrik dengan Masa Pakai Lebih Lama
Kamis, 12 September 2024 - 16:07 WIB
loading...
A
A
A
LiFSI memberikan masa pakai baterai lebih lama dibandingkan lithium hexafluorophosphate (LiPF6), elektrolit yang banyak digunakan, namun lebih sulit untuk dimurnikan, sehingga menambah biaya produksi.
Nippon Shokubai menjual LiFSI sebagai bahan tambahan untuk LiPF6 di China, di mana harga LiFSI 20-30 persen lebih mahal dibandingkan produk sejenisnya.
Jika baterai mengandung setengah dari setiap elektrolit, jumlah pengisian penuh dari nol persen meningkat menjadi 800 siklus dari 500 siklus, menurut Nippon Shokubai.
Perusahaan Jepang tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi elektrolit baterai dalam negeri menjadi 3.000 ton per tahun dari 300 ton.
Jumlah tersebut akan cukup untuk 210.000 kendaraan listrik jika seluruh kapasitasnya dicurahkan untuk LiFSI.
Nippon Shokubai menjual LiFSI sebagai bahan tambahan untuk LiPF6 di China, di mana harga LiFSI 20-30 persen lebih mahal dibandingkan produk sejenisnya.
Jika baterai mengandung setengah dari setiap elektrolit, jumlah pengisian penuh dari nol persen meningkat menjadi 800 siklus dari 500 siklus, menurut Nippon Shokubai.
Perusahaan Jepang tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi elektrolit baterai dalam negeri menjadi 3.000 ton per tahun dari 300 ton.
Jumlah tersebut akan cukup untuk 210.000 kendaraan listrik jika seluruh kapasitasnya dicurahkan untuk LiFSI.
(wbs)
Lihat Juga :