Karyawan TikTok Ajukan Gugatan Terpisah untuk Donald Trump
Kamis, 27 Agustus 2020 - 18:59 WIB
loading...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - TikTok dipastikan mengambil langkah untuk melawan pemerintahan Donald Trump terkait pemblokiran aplikasinya di AS..(Baca juga: Logam Mulia, Perhiasan, dan Lemak Hewan Bikin Neraca Dagang Luber )
Terbaru, seorang karyawan TikTok bergabung dalam perjuangan melawan upaya administrasi Trump untuk melarang jaringan media sosial milik China di AS.
Adalah Patrick Ryan, manajer program teknis yang bergabung dengan TikTok pada Maret lalu setelah hampir satu dekade bekerja di Google, mengajukan gugatannya di pengadilan federal di San Francisco.
Ryan menggugat pemerintah Trump karena tindakan yang dilakukan pemerintah AS melarang TikTok akan menghilangkan pekerjaannya.
Gugatan itu ia ajukan beberapa jam setelah TikTok mengajukan gugatan konstitusionalnya sendiri ke pengadilan federal di Los Angeles. (Baca juga: 9 Hakim dan Pegawai Reaktif COVID-19, PN Jakpus Lockdown
"Saya tidak melakukan kesalahan apapun. Saya belum menerima pemberitahuan pribadi apapun dari pemerintah AS dan tidak melihat mengapa gaji saya harus diambil," kata Ryan dalam wawancara, sebelum gugatannya diajukan, dikutip dari Bloomberg, Kamis (27/8/2020).
Terbaru, seorang karyawan TikTok bergabung dalam perjuangan melawan upaya administrasi Trump untuk melarang jaringan media sosial milik China di AS.
Adalah Patrick Ryan, manajer program teknis yang bergabung dengan TikTok pada Maret lalu setelah hampir satu dekade bekerja di Google, mengajukan gugatannya di pengadilan federal di San Francisco.
Ryan menggugat pemerintah Trump karena tindakan yang dilakukan pemerintah AS melarang TikTok akan menghilangkan pekerjaannya.
Gugatan itu ia ajukan beberapa jam setelah TikTok mengajukan gugatan konstitusionalnya sendiri ke pengadilan federal di Los Angeles. (Baca juga: 9 Hakim dan Pegawai Reaktif COVID-19, PN Jakpus Lockdown
"Saya tidak melakukan kesalahan apapun. Saya belum menerima pemberitahuan pribadi apapun dari pemerintah AS dan tidak melihat mengapa gaji saya harus diambil," kata Ryan dalam wawancara, sebelum gugatannya diajukan, dikutip dari Bloomberg, Kamis (27/8/2020).
Lihat Juga :