Neta Mulai Waswas Melawan Sesama Mobil Listrik China

Kamis, 26 September 2024 - 21:41 WIB
loading...
Neta Mulai Waswas Melawan...
Mobil listrik China Neta. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
BEIJING - Neta Auto meningkatkan upayanya di luar negeri karena persaingan domestik yang ketat dan meningkatnya hambatan perdagangan membuat para pendirinya tidak yakin akan umur panjang perusahaannya.

BACA JUGA - Soal Mobil Listrik, China Gagal Luluhkan Eropa

Ketua Fang Yunzhou mengatakan kepada Nikkei Asia dalam sebuah wawancara baru-baru ini, "Saya tidak mengatakan atau membual sekarang bahwa Neta Auto pasti akan bertahan dalam tiga hingga lima tahun," memberikan gambaran tentang situasi mengerikan di sektor kendaraan listrik.

Seperti dilansir dari Asia Nikkei Kamis (26/9/2024), dia berjanji untuk melanjutkan dengan berpegang pada “tiga nilai inti” yaitu inovasi teknologi, layanan pelanggan, dan keamanan produk.

Analis dan beberapa eksekutif industri senior memperkirakan perubahan besar di sektor kendaraan listrik Tiongkok dalam beberapa tahun ke depan.

Konsultan AS AlixPartners memperkirakan pada bulan Juli bahwa hanya 19 dari 137 perusahaan kendaraan listrik Tiongkok pada tahun 2023 yang akan memperoleh keuntungan pada tahun 2030.

Selebihnya, kata dia, terpaksa menutup, melakukan konsolidasi, atau bersaing memperebutkan pangsa pasar yang kecil.

Dalam prediksi yang lebih buruk, Chairman Chery Automobile Yin Tongyue dan CEO Huawei Yu Chengdong mengatakan hanya sekitar lima merek kendaraan listrik Tiongkok yang akan ada dalam waktu dekat.

Saat ini, hanya beberapa produsen kendaraan listrik Tiongkok seperti BYD dan Li Auto yang memperoleh keuntungan.

Namun, Fang menegaskan bahwa semuanya belum hilang. “Di sektor kendaraan listrik, akan ada peningkatan permintaan pada pasar khusus, yang sulit dimonopoli oleh satu atau beberapa perusahaan,” katanya kepada Nikkei Asia.

“Sukses di satu level tidak menjamin kesuksesan di level berikutnya, dan kinerja buruk di satu level tidak berarti Anda akan kalah di level berikutnya.” tegas Fang.

Didirikan pada tahun 2014 dengan nama Hozon New Energy Automobile, perusahaan ini menarik investasi dari Qihoo 360, pembuat baterai CATL, dan beberapa lembaga yang didukung pemerintah.

Pembuat kendaraan listrik itu mengajukan permohonan untuk go public di Bursa Efek Hong Kong pada bulan Juni.

Beberapa aspek dari proses pencatatan “berkembang lebih cepat” dibandingkan yang lain, kata Fang, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Pekan lalu, Neta mengirimkan lebih dari 40 kendaraan ke pemilik pertamanya di Hong Kong, sebuah titik lompatan besar bagi perusahaan tersebut untuk memasuki lebih banyak pasar luar negeri.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berita Terkini
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved