Pasar Mobil Listrik Bekas di China Membara, Indonesia Justru Sebaliknya
Selasa, 12 November 2024 - 18:33 WIB
loading...
Pasar mobil listrik bekas yang berkembang pesat di China menjadi indikator positif bagi masa depan kendaraan listrik. Foto: ist
A
A
A
CHINA - Berbeda dengan Indonesia yang masih meraba-raba dalam mengadopsi kendaraan listrik (KL), China justru menunjukkan tren yang berkebalikan. Pasar mobil listrik bekas di Negeri Tirai Bambu tersebut melesat pesat, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan bertenaga baterai.
"Diperkirakan, total transaksi NEV bekas akan mencapai lebih dari satu juta unit pada akhir tahun 2024, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap CADA.
Laporan kuartal ketiga 2024 oleh Tiantian Paiche, platform perdagangan mobil bekas online terkemuka, mengungkapkan bahwa 68,2 persen kendaraan listrik bekas yang terjual di platform tersebut berusia tiga tahun atau lebih muda, dengan rata-rata usia transaksi 3,8 tahun.
- Penjualan mobil listrik bekas mencapai 789.800 unit dalam periode Januari-September 2024, naik 54% dibanding periode yang sama tahun lalu (CADA).
- Total transaksi diprediksi melampaui 1 juta unit pada akhir 2024.
"Diperkirakan, total transaksi NEV bekas akan mencapai lebih dari satu juta unit pada akhir tahun 2024, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap CADA.
Laporan kuartal ketiga 2024 oleh Tiantian Paiche, platform perdagangan mobil bekas online terkemuka, mengungkapkan bahwa 68,2 persen kendaraan listrik bekas yang terjual di platform tersebut berusia tiga tahun atau lebih muda, dengan rata-rata usia transaksi 3,8 tahun.
Harga Jual Rata-rata Mobil Listrik Lebih Tinggi dari Mobil Bensin Bekas
Data-data tentang pasar mobil listrik bekas di China memang cukup mengejutkan:- Penjualan mobil listrik bekas mencapai 789.800 unit dalam periode Januari-September 2024, naik 54% dibanding periode yang sama tahun lalu (CADA).
- Total transaksi diprediksi melampaui 1 juta unit pada akhir 2024.
Lihat Juga :