Mudah Terbakar, Mobil Listrik Dilarang Buat Ngebut di Lintasan Drag

Kamis, 14 November 2024 - 13:56 WIB
loading...
Mudah Terbakar, Mobil...
Mobil listrik terbakar. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Pemilik kendaraan listrik di Queensland, Australia kini tidak diperbolehkan lagi mengemudikan kendaraannya ke Willowbank Raceway Dragstrip.

BACA JUGA - Kasus Mobil Listrik Terbakar Meningkat, Ahli Ungkap Bahaya Baterai Ion Lithium

Operator sirkuit baru saja mengumumkan larangan sementara pada semua model EV demi alasan keselamatan jika terjadi kecelakaan. Menariknya, kendaraan hybrid tidak termasuk dalam larangan tersebut.

Larangan tersebut berlaku segera sesuai tanggal surat pemberitahuan. Pemilik sirkuit disebut mengacu pada rekomendasi dari Motorsport Australia, NEDRA dan berbagai protokol darurat lembaga terkait. Keputusan akhir diambil berdasarkan risiko kecelakaan yang melibatkan kendaraan listrik, bukan situasi yang mampu mereka tangani.

Padahal, menurut pemilik sirkuit, risiko yang harus ditanggung akibat balapan dan tes terkait EV cukup tinggi menjadi alasan dikeluarkannya larangan tersebut.

Di antara alasan-alasan yang disebutkan dalam pelarangan tersebut adalah:

Baterai dapat mengeluarkan gas beracun dan beracun setelah terjadi kecelakaan.

Tim garis depan tidak dapat menjamin apakah api telah padam sepenuhnya.
Kunci mungkin tidak terbuka dari luar setelah terjadi kecelakaan.

Jika pengemudi pingsan setelah kecelakaan dan sasis masih hidup, keselamatan petugas darurat juga terancam.

Kendaraan listrik memerlukan sistem pencegahan kebakaran khusus yang tidak dimiliki pihak sirkuit.
Ada yang bercanda, pengendara mobil ICE bingung karena kalah dengan EV dan lain sebagainya. Namun ada juga yang senang karena bosan menonton drag race EV yang bentuknya seperti mobil remote control.

Apapun keputusan yang diambil atas dasar keselamatan. Lagipula, saya menggunakan EV karena ingin menghemat energi. Tidak perlu menggunakannya untuk balap. Ada sirkuit di AS dan Inggris yang memberlakukan larangan yang sama sejak tahun lalu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Strategi BYD Kuasai...
Strategi BYD Kuasai Pasar Otomotif yang Wajib Diwaspadai Jepang
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
Rekomendasi
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Daftar 8 Tim Terbaik...
Daftar 8 Tim Terbaik yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
Berita Terkini
Dituduh Meniru Porsche...
Dituduh Meniru Porsche Taycan, Bos MG Kehilangan Muka
Baojun Yep Plus: SUV...
Baojun Yep Plus: SUV Kotak Listrik Mirip Suzuki Jimny Harga Rp200 Jutaan
Baojun Huajing S: Wuling...
Baojun Huajing S: Wuling Bikin Kejutan dengan SUV yang Mendekati Kelas Range Rover
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
Satu-satunya di China!...
Satu-satunya di China! Ini Isi Laboratorium Rahasia Wuling yang Jarang Dilihat Masyarakat Umum
Bukan Mobil Termahal,...
Bukan Mobil Termahal, tapi Inilah Kendaraan yang Paling Dibanggakan Wuling di Museumnya
Infografis
4 Jenis Mobil yang Dikenai...
4 Jenis Mobil yang Dikenai Pungutan PPN 12% di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved