Cerita Mobil Presiden Soeharto Diisi Bensin Campur Minyak Tanah

Minggu, 17 November 2024 - 15:11 WIB
loading...
Cerita Mobil Presiden...
Mobil Presiden Soeharto. FOTO/ MPI
A A A
JAKARTA - Mobil kepresidenan merupakan kendaraan yang perlu mendapatkan perawatan istimewa. Sebab, kendaraan tersebut akan digunakan untuk perjalanan kepala negara.

BACA JUGA - Muhammad Assegaf, Pengacara Mantan Presiden Soeharto Meninggal Dunia

Jongkie Sugiarto, Former Technician of Indonesia Presidential Vehicle mengatakan memiliki banyak kisah unik selama menjalani profesi sebagai teknisi mobil presiden. Bahkan, ada momen menegangkan saat mobil dinas Presiden Soeharto diisi bensin yang tercampur minyak tanah.

"Waktu itu (zaman Presiden Soeharto) ada kedatangan Presiden India. Maka kita persiapan di Bina Graha (kompleks Istana Kepresidenan). Saya diminta memberangkatkan mobil yang untuk nanti kepulangan dari Halim, Bapak Presiden," ungkap Jongkie di Jakarta, belum lama ini.

Jongkie mengungkapkan bahwa saat itu Soeharto menggunakan Mercedes-Benz S 600. Ketika melakukan inspeksi untuk digunakan menjemput presiden India, ditemukan bahwa BBM tercampur minyak tanah.

"Hidupkan mesin, AC on, coba dites, kenapa bau minyak tanah? Matilah ini. Ternyata bensinnya kecampur minyak tanah. Jadi saya paksa buka dari bawah, keluarin semuanya, beli bensin yang baru. Saat itu namanya masih Super kalau nggak salah. Kita isi di pompa bensin daerah Tanah Abang," ujarnya.

Jongkie mengaku tak tahu apakah ada kesalahan prosedur saat pengisian BBM atau pihak SPBU berbuat curang. Tapi, ia mengatakan setelah hal tersebut terjadi, SPBU di wilayah Kali Kuning tempat mobil presiden mengisi BBM langsung ditutup keesokan harinya.

Saat itu, petugas Paspampres sempat bertanya kepada Jongkie, apakah yang bakal terjadi jika mobil tersebut berjalan dengan kondisi bensin bercampur minyak tanah dan tidak diketahui? Jongkie bilang sulit memperkirakannya, karena dia tidak tahu kadar minyak tanah yang tercampur.

"Paspampres tanya ke saya. Kalau itu nggak ketahuan, mogoknya di mana? Di waktu kosong saat berangkat ke Halim atau saat pulang? Udah ada isinya kan kalau perjalanan pulang, ada Presiden Soeharto, udah ada tamu negara. Dan kira-kira di mana (mogoknya)? Di Semanggi kah, di Cawang kah, di Halim kah? Kita nggak tahu, karena kadar minyak tanahnya kan kita nggak tahu juga," ucapnya.

Jongkie mengakui bahwa itu menjadi momen cukup menegangkan karena saat melakukan inspeksi mobil tersebut tak lama lagi akan digunakan Presiden Soeharto.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soeharto dan Mobil Mogok:...
Soeharto dan Mobil Mogok: Kisah Menegangkan Seorang Montir
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Rekomendasi
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Keisya Levronka Tulis...
Keisya Levronka Tulis Lagu Aku Sepatah Hati Itu untuk Adiknya yang Jatuh di Untar
Berita Terkini
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved