PLN Sudah Bangun 2.667 SPKLU, Tahun Depan Tambah 1.100 Unit!
Rabu, 11 Desember 2024 - 09:33 WIB
loading...
Saat ini PLN sudah membangun sebanyak 2.667 unit SPKLU di berbagai wilayah. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi infrastruktur penting dalam penunjang mobilitas kendaraan listrik. PT PLN (Persero) menjadi salah satu pihak yang bertanggung jawab untuk menyediakn SPKLU di seluruh wilayah Indonesia.
Ririn Rahmawardani, Executive Vice President Retail Product Development PLN mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan jumlah SPKLU. Bahkan, saat ini PLN sudah membangun sebanyak 2.667 unit SPKLU di berbagai wilayah.
"Kalau jumlah SPKLU saat ini, ada di 2.667 titik. Itu bisa dipantau juga di aplikasi PLN mobile, jumlahnya bertambah terus. Nah, target kami di akhir tahun 2024 ini bisa mencapai 3 ribuan," kata Ririn di Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Ririn memastikan PLN akan selalu berupaya dalam menghapus keraguan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Sehingga tahun depan jumlah SPKLU akan ditambah menjadi lebih dari 4.000 unit.
"Kita bisa ada penambahan hingga 1.100 titik, sehingga sampai akhir 2025 bisa ada 4.300-an begitu. Itu masih kita terus pantau dengan kolaborasi dengan pemerintah. Jadi 1.100 di 2025 itu investasi PLN dan mitra juga. Mungkin bisa menghilangkan kekhawatiran berkendara dengan EV," ujarnya.
Ririn Rahmawardani, Executive Vice President Retail Product Development PLN mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan jumlah SPKLU. Bahkan, saat ini PLN sudah membangun sebanyak 2.667 unit SPKLU di berbagai wilayah.
"Kalau jumlah SPKLU saat ini, ada di 2.667 titik. Itu bisa dipantau juga di aplikasi PLN mobile, jumlahnya bertambah terus. Nah, target kami di akhir tahun 2024 ini bisa mencapai 3 ribuan," kata Ririn di Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Ririn memastikan PLN akan selalu berupaya dalam menghapus keraguan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Sehingga tahun depan jumlah SPKLU akan ditambah menjadi lebih dari 4.000 unit.
"Kita bisa ada penambahan hingga 1.100 titik, sehingga sampai akhir 2025 bisa ada 4.300-an begitu. Itu masih kita terus pantau dengan kolaborasi dengan pemerintah. Jadi 1.100 di 2025 itu investasi PLN dan mitra juga. Mungkin bisa menghilangkan kekhawatiran berkendara dengan EV," ujarnya.
Lihat Juga :