Bukan Cuma ODOL! Produsen Ungkap Faktor Lain Penyebab Truk Rem Blong!
Rabu, 05 Februari 2025 - 08:12 WIB
loading...
Ada penyebab truk rem blong yang mengakibatkan kecelakaan seperti yang di Ciawi. Foto: Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Belakangan ini kasus marak kasus truk mengalami rem blong yang menuebabkan korban jiwa. Muatan berlebih atau ODOL (Over Dimension Over Load) menjadi penyebab utama.
Selain ODOL, perawatan yang tak tepat dan penggunaan suku cadang aftermarket bisa menjadi penyebab rem blong. Oleh sebab itu, pemilik disarankan untuk melakukan setvis rutin di bengkel resmi dan menggunakan spare parts orisinil yang dikeluarkan oleh pabrikan.
"Kalau rem blong tergantung ya. Apakah pakai genuine part atau nggak.Kemudian perawatannya seperti apa. Kemudian juga bisa jadi manusianya. Jadi manusia itu, rem itu kan nggak boleh diinjak terus-menerus," kata Imam Sujono, CSP Training Manager DCVI, saat ditemui di Tangerang Selatan, Senin (3/2/2025).
Imam menjelaskan truk atau bus yang mengalami rem blong bisa disebabkan oleh banyak faktor. Bahkan, itu bisa terjadi atas kesalahan manusia karena tak mahir dalam mengoperasikan kendaraannya.
"Banyak faktornya, dari pengemudinya, dari partnya, dari perawatannya. Atau mungkin juga dari kondisi jalan. Mungkin ya, bisa jadi ya. Jadi itu Kalau yang truk nggak bisa nanjak, nggak kuat nanjak, itu mungkin bebannya berlebihan. Bisa jadi beban berlebihan," ujarnya.
Selain ODOL, perawatan yang tak tepat dan penggunaan suku cadang aftermarket bisa menjadi penyebab rem blong. Oleh sebab itu, pemilik disarankan untuk melakukan setvis rutin di bengkel resmi dan menggunakan spare parts orisinil yang dikeluarkan oleh pabrikan.
"Kalau rem blong tergantung ya. Apakah pakai genuine part atau nggak.Kemudian perawatannya seperti apa. Kemudian juga bisa jadi manusianya. Jadi manusia itu, rem itu kan nggak boleh diinjak terus-menerus," kata Imam Sujono, CSP Training Manager DCVI, saat ditemui di Tangerang Selatan, Senin (3/2/2025).
Imam menjelaskan truk atau bus yang mengalami rem blong bisa disebabkan oleh banyak faktor. Bahkan, itu bisa terjadi atas kesalahan manusia karena tak mahir dalam mengoperasikan kendaraannya.
"Banyak faktornya, dari pengemudinya, dari partnya, dari perawatannya. Atau mungkin juga dari kondisi jalan. Mungkin ya, bisa jadi ya. Jadi itu Kalau yang truk nggak bisa nanjak, nggak kuat nanjak, itu mungkin bebannya berlebihan. Bisa jadi beban berlebihan," ujarnya.
Lihat Juga :