Harley Davidson Cari CEO Baru untuk Hadapi Tarif Impor Baru AS

Kamis, 10 April 2025 - 14:31 WIB
loading...
Harley Davidson Cari...
Jochen Zeitz resmi meninggalkan Harley Davidson. FOTO/ Hibridosy Electricos
A A A
NEW YORK - Harley Davidson saat ini sedang mencari Chief Executive Officer (CEO) baru, karena pejabat saat ini Jochen Zeitz telah mengumumkan pengunduran dirinya pada akhir tahun 2025.

BACA JUGA - Gara-gara Tarif Impor AS, Harley Davidson Bisa seperti Suzuki

Seperti dilansir dari .Cycle News, Zeitz bergabung dengan dewan direksi perusahaan sepeda motor tersebut pada akhir tahun 2000-an sebelum dipromosikan menjadi CEO pada tahun 2020.

Dalam beberapa bulan pertama masa jabatannya, ia meluncurkan rencana lima tahun yang disebut “Hardwire” untuk menstabilkan perusahaan dan mengembalikan kejayaannya. Sebagian besar rencana ini berfokus pada perluasan ke pasar global baru.

Selain itu, Zeitz ingin perusahaan sepeda motor listrik H-D, LiveWire, menjembatani kesenjangan antara generasi pengendara sepeda motor.

Rencana pertama berhasil dilaksanakan, memperkenalkan model H-D kecil dan murah yang dikembangkan dengan Hero MotoCorp. Sayangnya, meskipun penjualan model yang lebih kecil cukup menggembirakan, LiveWire gagal menghasilkan laba yang signifikan.

Terlebih lagi, sekarang Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, perang dagang yang ia mulai akan berdampak negatif terhadap Harley-Davidson di Eropa, serta beberapa negara lain yang akan membalas dengan tarif.

Menurut perusahaan sepeda motor tersebut, “Dewan Direksi Harley-Davidson, Inc. hari ini mengonfirmasi bahwa mereka sedang dalam proses mencari CEO baru, sebagai bagian dari tanggung jawab perencanaan suksesi Dewan Direksi. Proses pencarian ini dimulai pada kuartal keempat tahun 2024 dengan penunjukan firma pencarian eksekutif terkemuka setelah Jochen Zeitz, CEO saat ini, menyatakan niatnya untuk pensiun dari perusahaan pada tahun 2025 setelah lima tahun menjabat sebagai CEO, dengan syarat penunjukan pengganti yang sesuai.”

Zeitz sebelumnya bekerja di Puma dan dikenal sebagai eksekutif "turnaround" yang berhasil membantu perusahaan bermasalah untuk pulih.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Trump Usir 200 Ribu...
Trump Usir 200 Ribu Sopir Truk Imigran di Tengah Krisis Perang Iran
Harley-Davidson Luncurkan...
Harley-Davidson Luncurkan Empat Model Sport-Touring Baru di MotoGP Thailand 2026
Harley-Davidson Kenalkan...
Harley-Davidson Kenalkan 8 Model Baru 2026, Semua Berfitur Kekinian
Karyawan Ford yang Diberi...
Karyawan Ford yang Diberi Jari Tengah oleh Trump Kena Diskors
Tidak Masuk Indonesia,...
Tidak Masuk Indonesia, Inilah Harley Davidson Rp51 Juta Madein India
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Rekomendasi
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Berita Terkini
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Motor Listrik Cerdas...
Motor Listrik Cerdas Yadea OSTA dan VELAX Hadir di PRJ 2026
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved