Ini Penjelasan 6 Tingkatan Kendaraan Otonom, Mobil Anda di Level Berapa?

Sabtu, 03 Mei 2025 - 13:00 WIB
loading...
A A A
Tingkat 0: Tidak ada otomasi mengemudi
Tingkat 1: Bantuan pengemudi
Tingkat 2: Otomasi mengemudi parsial
Tingkat 3: Otomasi mengemudi bersyarat
Tingkat 4: Otomasi mengemudi tingkat tinggi
Tingkat 5: Otomasi mengemudi penuh

Nah, berikut penjelasannya:

Tingkat 0: Tidak Ada Otomasi Mengemudi

Sesuai namanya, pada tingkat ini kendaraan tidak memiliki fitur mengemudi otomatis, namun bukan berarti tidak dilengkapi fitur bantuan pengemudi. Kendaraan dilengkapi sistem yang memberikan bantuan mengemudi sesaat, seperti sinyal peringatan atau tindakan keselamatan darurat. Pengemudi tetap bertanggung jawab penuh atas pengereman, kemudi, akselerasi, dan lain-lain.

Teknologi berikut termasuk dalam kategori ini:
- ABS (Anti-lock Braking System) atau Sistem Pengereman Anti-terkunci
- ESP (Electronic Stability Program) atau Program Stabilitas Elektronik
- Cruise control atau Pengaturan kecepatan jelajah
- Peringatan titik buta (blind spot warning)
- Pengereman darurat otomatis (automatic emergency braking)
- Peringatan tabrakan depan (frontal collision warning)
- Peringatan perpindahan jalur (lane departure warning)
- Mengemudi 100% manual.

Tingkat 1: Bantuan Pengemudi

Naik satu tingkat, sekarang berbicara tentang kendaraan yang dilengkapi sistem yang memberi bantuan konstan selama akselerasi, pengereman, dan kemudi, sementara pengemudi tetap terlibat dan penuh perhatian. Dalam hal ini, pengemudi bertugas mengemudikan kendaraan dan memantau sistem. Namun, jika diaktifkan, sistem dapat melakukan fungsi kemudi, akselerasi, dan pengereman.

Berikut adalah beberapa contoh teknologi yang dipasang pada kendaraan Tingkat 1:
- Pengatur kecepatan adaptif elektronik (electronic adaptive speed regulator), atau adaptive cruise control
- Bantuan penjaga jalur (lane keeping assistance) atau bantuan pemusatan jalur (lane centring assistance)
- Dibandingkan dengan Tingkat 0, kendaraan ini menawarkan dukungan yang lebih besar kepada pengemudi, yang bagaimanapun harus selalu memainkan peran aktif dalam mengemudi.

Tingkat 2: Otomasi Mengemudi Parsial

Tingkat 2 berlaku untuk sebagian besar kendaraan otonom yang ada di pasaran saat ini.

Kendaraan ini dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS - Advanced Driving Assistance Systems), yang memberikan bantuan berkelanjutan baik terkait akselerasi/pengereman maupun kemudi, sementara pengemudi 100% penuh perhatian dan terlibat, namun dengan kemungkinan untuk menyerahkan kendali fungsi longitudinal dan lateral gabungan.

Saat aktif, sistem dapat mengontrol kemudi, akselerasi, dan pengereman. Namun, tingkatan 0, 1, dan 2 tetap mengharuskan pengemudi untuk terlibat dan sadar, serta terus-menerus memantau fungsionalitas fitur dukungan yang ditawarkan oleh sistem yang terpasang.

Menurut data dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di AS, fitur-fitur ADAS Tingkat 2 seperti lane keeping assist dan adaptive cruise control semakin umum ditemukan pada kendaraan baru.

Tingkat 3: Otomasi Mengemudi Bersyarat

Pada Tingkat 3, berada di tingkat lebih maju, belum tersebar luas di pasar, dan menawarkan fungsi otomasi mengemudi bersyarat, kapan pun pengemudi mengizinkan sistem untuk mengambil alih. Ketika diaktifkan, sistem melakukan semua aspek fungsi mengemudi, namun pengemudi harus tetap duduk di posisi pengemudi dan siap untuk mengambil kendali jika diperlukan atau diminta.

Tingkat 4: Otomasi Mengemudi Tingkat Tinggi

Perbedaan mendasar antara Tingkat 3 dan Tingkat 4 terletak pada fakta bahwa sistem yang dilengkapi pada kendaraan tingkat ini mampu melakukan intervensi jika terjadi malfungsi tanpa harus melibatkan pengemudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Xpeng GX 2026, SUV Mirip...
Xpeng GX 2026, SUV Mirip Range Rover Terjual Habis dalam Waktu 12 Jam
Xpeng Monalisa Mobil...
Xpeng Monalisa Mobil Listrik Murah dengan Jangkauan 600km Siap Diluncurkan
XPENG Siap Luncurkan...
XPENG Siap Luncurkan Sistem Pengemudi Cerdas VLA 2.0
Kuasai Pasar Otomotif...
Kuasai Pasar Otomotif ASEAN, XPENG Siap Investasi Besar-besaran Tahun Ini
Xpeng P7+ 2026 dengan...
Xpeng P7+ 2026 dengan Sistem Ultra ADAS Diuncurkan
Kemunculan SUV Xpeng...
Kemunculan SUV Xpeng Jadi Buah Bibir di China
Mengapa Mobil Terbang...
Mengapa Mobil Terbang Jadi Primadona di Beijing Motor Show 2026 dan Bagaimana Speknya?
Xpeng Iron, Robot Humanoid...
Xpeng Iron, Robot Humanoid Generasi Baru yang Bisa Berbicara dan Belajar
Mimpi Mobil Terbang...
Mimpi Mobil Terbang Diguncang Realita: Xpeng X2 yang Pukau GIIAS 2025 Tabrakan di China
Rekomendasi
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Berita Terkini
TVS Kembali Hadir di...
TVS Kembali Hadir di PRJ 2026, Tampilkan Banyak Motor Baru
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved