Thailand Desak Industri Otomotif Jepang Lakukan Ini Jika Tidak Ingin Disingkirkan China
Selasa, 06 Mei 2025 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Wakil Presiden Senior Thai Summit Chanapun Juangroongruangkit, mereka telah mampu memanfaatkan hubungan yang sudah ada dengan OEM Tiongkok melalui operasi di beberapa negara di luar negeri, termasuk China.
“OEM China mungkin membawa pemasok mereka sendiri ke Thailand, tetapi bukan untuk model pertama. Orang-orang masih memiliki waktu sekitar empat hingga delapan tahun untuk mempersiapkan diri,” jelas Chanapun seperti dilansir dari Reuters.
Chanapun juga menekankan bahwa perusahaan otomotif Thailand tidak dapat menunggu perlindungan pemerintah dari persaingan asing.
Produsen Tiongkok telah mulai membangun pabrik mereka dan memilih pemasok, jadi jika pemasok lokal kehilangan kesempatan untuk bekerja sama dengan mereka pada model pertama, mereka akan tertinggal dalam persaingan selama empat tahun ke depan.
Sementara pemasok Thailand masih dapat mengejar peluang di pasar ini, Sompol Tanadumrongsak, presiden Asosiasi Produsen Komponen Otomotif Thailand, menyatakan kekhawatiran bahwa negara itu mungkin tidak dapat bersaing dengan Tiongkok dalam jangka panjang.
Sebagai imbalan atas insentif dari pemerintah Thailand, produsen mobil Tiongkok diharuskan memproduksi jumlah unit yang sama dengan yang mereka impor setelah pabrik mereka selesai dibangun.
Namun, hal ini juga akan menurunkan harga kendaraan di pasar, sehingga mengurangi margin keuntungan untuk setiap model yang diproduksi.
“OEM China mungkin membawa pemasok mereka sendiri ke Thailand, tetapi bukan untuk model pertama. Orang-orang masih memiliki waktu sekitar empat hingga delapan tahun untuk mempersiapkan diri,” jelas Chanapun seperti dilansir dari Reuters.
Chanapun juga menekankan bahwa perusahaan otomotif Thailand tidak dapat menunggu perlindungan pemerintah dari persaingan asing.
Produsen Tiongkok telah mulai membangun pabrik mereka dan memilih pemasok, jadi jika pemasok lokal kehilangan kesempatan untuk bekerja sama dengan mereka pada model pertama, mereka akan tertinggal dalam persaingan selama empat tahun ke depan.
Sementara pemasok Thailand masih dapat mengejar peluang di pasar ini, Sompol Tanadumrongsak, presiden Asosiasi Produsen Komponen Otomotif Thailand, menyatakan kekhawatiran bahwa negara itu mungkin tidak dapat bersaing dengan Tiongkok dalam jangka panjang.
Sebagai imbalan atas insentif dari pemerintah Thailand, produsen mobil Tiongkok diharuskan memproduksi jumlah unit yang sama dengan yang mereka impor setelah pabrik mereka selesai dibangun.
Namun, hal ini juga akan menurunkan harga kendaraan di pasar, sehingga mengurangi margin keuntungan untuk setiap model yang diproduksi.
Lihat Juga :