AS Sadar Diri Akui Kemajuan Industri Otomotif China Sulit untuk Dilawan

Selasa, 13 Mei 2025 - 09:30 WIB
loading...
A A A
Yang paling menarik dari Xiaomi adalah visinya. Pimpinan perusahaan, Lei Jun, adalah seorang insinyur perangkat lunak yang memandang bisnis ponsel dan mobilnya sebagai jembatan menuju masa depan yang dilandasi kecerdasan buatan, atau seperti yang ia sebut, “AI hiper”. Dengan demikian, ponsel Xiaomi bisa terhubung dengan mobil Xiaomi, yang juga bisa terhubung dengan rumah pintar berbasis AI buatan Xiaomi. Pelanggan Xiaomi akan hidup dalam ekosistem end-to-end di mana AI membantu berbagai aspek kehidupan mereka.

Jadi, Anda bisa menyetir mobil sambil memerintahkan robot penyedot debu untuk membersihkan rumah. Atau, Anda bisa meminta rumah untuk meredupkan lampu, menyalakan pemurni udara, dan memasak nasi.

Visi masa depan berbasis AI ini juga mendorong banyak raksasa teknologi China lainnya. Salah satu kunci untuk mewujudkannya adalah infrastruktur telekomunikasi 5GA yang sangat cepat dan berkapasitas tinggi, yang mulai digulirkan China tahun ini – mendahului semua negara besar di Barat.

Infrastruktur baru ini, sebagian besar dikembangkan oleh raksasa telekomunikasi Huawei, mampu menghadirkan kecepatan data hingga 10 kali lipat dari 5G. Sebagian besar wilayah di Inggris masih menggunakan 4G, membuat mereka tertinggal dua generasi dibandingkan sekitar 300 kota di China yang akan menggunakan 5GA akhir tahun ini.

Kecepatan tinggi dari 5GA tidak hanya memungkinkan munculnya industri baru seperti mobil otonom, tetapi juga meningkatkan kinerja hampir seluruh teknologi yang terhubung, dari robot humanoid hingga AI generatif.

Robot “kung fu” yang diluncurkan oleh Unitree, salah satu pengembang robot terkemuka di China, menjadi viral di media sosial tahun ini karena kemampuannya menendang dan berputar melawan musuh imajiner tanpa kehilangan keseimbangan. Robot lain bernama Kuafu menunjukkan ketangkasan berbeda – mewawancarai pejabat China dengan suara robot dan pertanyaan yang jinak.

Sulit untuk menentukan apakah robot Unitree G1 atau “Atlas” buatan Boston Dynamics, pemimpin industri asal AS, yang lebih unggul. Mereka unggul dalam tugas yang berbeda. Namun dalam hal harga, tidak ada bandingannya: G1 dijual hanya $16.000 – jauh lebih murah dibandingkan Atlas.

Keunggulan biaya seperti ini – yang berulang dalam hampir semua bidang industri China – menunjukkan mengapa China memenangkan perang teknologi melawan AS. Dengan harga $16.000, robot Unitree dapat dijangkau banyak konsumen China. Ini menciptakan permintaan yang memungkinkan produksi massal, dan produksi massal menghasilkan efisiensi biaya yang membiayai iterasi produk selanjutnya.

Dinamika ini juga terlihat dalam sektor teknologi lainnya di China. Alasan utama mengapa DeepSeek, chatbot asal China, menghebohkan tahun ini adalah karena kemampuannya menyamai ChatGPT milik OpenAI, namun dengan biaya pengembangan yang jauh lebih rendah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Rekomendasi
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Berita Terkini
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved