Setelah Recoki Huawei, Trump Siap Bunuh DJI: Drone China Dilarang Dijual di Amerika!

Selasa, 03 Juni 2025 - 15:13 WIB
loading...
Setelah Recoki Huawei,...
Donald Trump bersiap mengeluarkan kebijakan yang akan melarang penjualan drone DJI di Amerika. Foto: YMCinema
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Presiden Trump dilaporkan tengah merencanakan serangkaian perintah eksekutif yang dapat secara efektif melarang perusahaan-perusahaan China, termasuk raksasa seperti DJI dan Autel, untuk menjual drone mereka di Amerika Serikat!

Ini adalah sebuah pukulan telak yang mengisyaratkan akhir era dominasi drone China di langit Paman Sam, dan menjadi babak baru dalam perang teknologi antara kedua negara adidaya.

Perintah eksekutif ini, menurut laporan dari The Washington Post, bisa saja ditandatangani secepatnya minggu ini. Meskipun tidak akan mencakup larangan total secara langsung, namun perintah tersebut akan menginstruksikan komunitas intelijen AS untuk mempercepat peninjauan yang sudah ada terkait apakah produsen drone China menimbulkan risiko keamanan nasional.

Selain itu, perintah-perintah tersebut dilaporkan akan mewajibkan pemerintah federal untuk berinvestasi besar-besaran dalam industri drone domestik AS, sambil juga memperbarui peraturan federal mengenai di mana drone komersial dapat terbang secara legal.

Amerika Serikat memang memiliki produsen drone domestik sendiri, seperti Skydio yang berbasis di Silicon Valley. Namun, meskipun DJI tidak mengungkapkan angka penjualannya secara publik, penjualan DJI jelas jauh melampaui Skydio. Ini menunjukkan betapa besarnya pangsa pasar yang dikuasai DJI di AS selama ini.

Meskipun para penggemar fotografi yang menggunakan drone seperti DJI Mini 4 Pro kemungkinan besar tidak akan senang dengan langkah ini, Lisa Ellman, co-founder dan CEO Commercial Drone Alliance, mengatakan kepada The Washington Post bahwa peraturan baru tersebut dapat memberikan dorongan besar bagi industri drone AS. Ia menambahkan bahwa organisasinya telah melobi "kepemimpinan AS untuk waktu yang sangat lama" demi terwujudnya kebijakan ini.

Perjalanan Penuh Duri Menuju Larangan Total: Jejak Kecurigaan AS

Rumor tentang potensi larangan drone China sebenarnya sudah berembus cukup lama, menciptakan ketegangan yang terus memuncak. Pada 2022, Departemen Keuangan AS telah menambahkan DJI dan tujuh perusahaan China lainnya ke dalam daftar Kompleks Industri Militer China.

Penambahan ini mengindikasikan adanya kekhawatiran terkait keamanan nasional dan secara efektif melarang perusahaan-perusahaan yang berbasis di AS untuk mengekspor teknologi kepada mereka. Sejak saat itu, DJI telah terlibat dalam pertempuran hukum yang sengit dengan AS terkait masuknya mereka ke dalam daftar tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Usir 200 Ribu...
Trump Usir 200 Ribu Sopir Truk Imigran di Tengah Krisis Perang Iran
Karyawan Ford yang Diberi...
Karyawan Ford yang Diberi Jari Tengah oleh Trump Kena Diskors
Kebijakan Donald Trump...
Kebijakan Donald Trump Dituding Jadi Pemicu Mercedes-Benz Beli Mesin BMW
Ketegangan Meningkat,...
Ketegangan Meningkat, Trump Ancam Pangkas Subsidi Tesla dan SpaceX
Tesla Model S Jadi Korban...
Tesla Model S Jadi Korban Perang Donald Trump dengan Elon Musk
Tarif Impor AS Bakal...
Tarif Impor AS Bakal Bikin Industri Otomotif Thailand Terpuruk
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Rekomendasi
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Berita Terkini
Kenapa Pemilik Land...
Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Mengungkap Teknologi...
Mengungkap Teknologi Tanpa Kemudi Tesla Cybercab yang Tak Dimiliki China
10 Merek Baru GIIAS...
10 Merek Baru GIIAS 2026: Leapmotor sampai Truk Farizon, Siapa Saja?
GIIAS 2026 Digelar 30...
GIIAS 2026 Digelar 30 Juli9 Agustus, Diklaim Terbesar di Asia Tenggara!
Terjual 800 Unit, Rahasia...
Terjual 800 Unit, Rahasia Jetour T1 Bikin Pembeli Pilih Hybrid Ketimbang Bensin
Infografis
Amerika Serikat Siap...
Amerika Serikat Siap Membangun Jalur Kereta di Permukaan Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved