SUV Gahar GWM Tank 500 Kini Punya Lidar, Invasi Teknologi atau Sekadar Pemanis Harga?
Sabtu, 07 Juni 2025 - 14:00 WIB
loading...
GWM Tank 500 di China yang diduga kini memiliki sensor Lidar sehingga lebih canggih. Foto: ist
A
A
A
CHINA - Di tengah hiruk pikuk jalanan, sebuah prototipe SUV bongsor GWM Tank 500 kembali tertangkap kamera. Namun kali ini ada sesuatu yang berbeda. Sosok gagah GWM Tank 500 itu kini memiliki sebuah "mata ketiga" yang menonjol di atapnya: sebuah sensor Lidar.
Penampakan ini bukan sekadar pembaruan kosmetik. Ini adalah sebuah deklarasi perang dari GWM, sebuah sinyal bahwa mereka tidak lagi puas hanya menjadi raja di medan off-road. Kini, mereka ingin menaklukkan belantara teknologi jalan raya.
Kehadiran sensor yang diduga merupakan model ATX dari Hesai Technology ini adalah bukti langkah serius GWM untuk melompat ke level teknologi bantuan berkendara (ADAS) yang jauh lebih canggih dari sistem Level 2 yang sudah umum. Tank 500 kini dipersiapkan untuk "melihat" dan "berpikir" sendiri di jalanan.
Namun, revolusi sesungguhnya terjadi di dalam kabin. Sentuhan modernisasi terasa kuat dengan penggunaan tuas transmisi model column-mounted dan desain setir dua palang yang lebih elegan. Tata letak tombol di dasbor kini bahkan mengadopsi gaya dari Tank 300 versi terbaru, menandakan adanya penyeragaman desain yang lebih matang di seluruh lini produk GWM.
- Mesin buas 3.0T V6 mild hybrid (265 kW / 500 Nm).
- Varian Hi4-T plug-in hybrid dengan kemampuan jelajah listrik 110 km.
- Dan yang paling mengerikan, Hi4-Z 800V dual motor PHEV dengan tenaga dahsyat 635 kW dan jarak tempuh listrik hingga 201 km.
Ini adalah strategi cerdas: menawarkan teknologi terkini tanpa mengorbankan performa buas yang menjadi nilai jual utama Tank 500.
Baca Juga: Perang Harga Industri Otomotif China! Bos GWM: Ini Bukan Lagi Kompetisi, Ini Bunuh Diri Massal!
Namun, GWM tampaknya sangat percaya diri. Penjualan yang mencapai 3.350 unit di China hanya pada bulan April lalu menjadi bukti bahwa pasar siap membayar lebih untuk sebuah SUV yang tidak hanya tangguh, tetapi juga pintar.
Pertanyaannya kini adalah, kapan SUV dengan "mata-mata" di atapnya ini akan resmi menyapa pasarIndonesia?
Penampakan ini bukan sekadar pembaruan kosmetik. Ini adalah sebuah deklarasi perang dari GWM, sebuah sinyal bahwa mereka tidak lagi puas hanya menjadi raja di medan off-road. Kini, mereka ingin menaklukkan belantara teknologi jalan raya.
Kehadiran sensor yang diduga merupakan model ATX dari Hesai Technology ini adalah bukti langkah serius GWM untuk melompat ke level teknologi bantuan berkendara (ADAS) yang jauh lebih canggih dari sistem Level 2 yang sudah umum. Tank 500 kini dipersiapkan untuk "melihat" dan "berpikir" sendiri di jalanan.
Wajah Lama, Otak Baru
Dari luar, para penggemar bisa bernapas lega. Desain ikonik Tank 500 yang kaku dan gagah tetap dipertahankan, kini tampil lebih segar dengan balutan warna hijau tua dan velg multi-spoke baru. Ban cadangan yang perkasa pun masih menempel di pintu belakang, menjaga DNA off-road-nya tetap kental.Namun, revolusi sesungguhnya terjadi di dalam kabin. Sentuhan modernisasi terasa kuat dengan penggunaan tuas transmisi model column-mounted dan desain setir dua palang yang lebih elegan. Tata letak tombol di dasbor kini bahkan mengadopsi gaya dari Tank 300 versi terbaru, menandakan adanya penyeragaman desain yang lebih matang di seluruh lini produk GWM.
Jantung Buas Tak Berubah
Meskipun otaknya kini lebih pintar, jantung dari sang monster ini tampaknya tidak berubah. GWM masih mengandalkan tiga opsi mesin andalannya untuk Tank 500:- Mesin buas 3.0T V6 mild hybrid (265 kW / 500 Nm).
- Varian Hi4-T plug-in hybrid dengan kemampuan jelajah listrik 110 km.
- Dan yang paling mengerikan, Hi4-Z 800V dual motor PHEV dengan tenaga dahsyat 635 kW dan jarak tempuh listrik hingga 201 km.
Ini adalah strategi cerdas: menawarkan teknologi terkini tanpa mengorbankan performa buas yang menjadi nilai jual utama Tank 500.
Baca Juga: Perang Harga Industri Otomotif China! Bos GWM: Ini Bukan Lagi Kompetisi, Ini Bunuh Diri Massal!
Harga untuk sebuah 'Kecerdasan'
Dengan tambahan sensor Lidar yang canggih, hampir bisa dipastikan harga Tank 500 versi terbaru akan terkerek naik dari banderol saat ini yang berada di kisaran 335.000 yuan (Rp755 juta) di China.Namun, GWM tampaknya sangat percaya diri. Penjualan yang mencapai 3.350 unit di China hanya pada bulan April lalu menjadi bukti bahwa pasar siap membayar lebih untuk sebuah SUV yang tidak hanya tangguh, tetapi juga pintar.
Pertanyaannya kini adalah, kapan SUV dengan "mata-mata" di atapnya ini akan resmi menyapa pasarIndonesia?
(dan)
Lihat Juga :