Eksodus Massal di Volkswagen: 20.000 Karyawan Pilih Mundur Sebelum PHK, Gaji Direksi Juga Dipangkas!

Sabtu, 07 Juni 2025 - 14:24 WIB
loading...
Eksodus Massal di Volkswagen:...
VW menjadi salah satu pabrikan Jerman yang harus merumahkan puluhan ribu karyawan mereka. Foto: ist
A A A
JERMAN - Sebuah eksodus massal yang belum pernah terjadi sebelumnya kini tengah melanda raksasa otomotif Jerman, Volkswagen (VW). Sebanyak 20.000 karyawan telah memilih untuk mengundurkan diri secara sukarela.

Ini jadi langkah pahit yang mereka ambil untuk menghindari "kiamat" pemutusan hubungan kerja (PHK) yang lebih besar, di mana perusahaan berencana memangkas hingga 35.000 pekerjanya hingga tahun 2030.

Ini bukan sekadar efisiensi. Ini adalah sebuah pertaruhan hidup-mati bagi VW yang kini tercekik oleh biaya produksi yang membengkak di Jerman dan gempuran tanpa henti dari produsen kendaraan listrik asal China yang lebih gesit dan murah.

Dalam sebuah pertemuan pekerja di Wolfsburg, Gunnar Kilian, kepala sumber daya manusia Volkswagen, mengonfirmasi bahwa program transformasi perusahaan sedang berjalan. Ia mengklaim bahwa pengurangan puluhan ribu pekerja ini dilakukan dengan cara yang "bertanggung jawab secara sosial"—sebuah frasa yang terdengar hampa di telinga para karyawan yang kehilangan pekerjaan.

"Sekitar 20.000 karyawan telah resmi menandatangani kesepakatan pengunduran diri," kata Kilian, mengonfirmasi bahwa lebih dari separuh target PHK telah tercapai melalui program pensiun dini dan pesangon sukarela.

Namun, di balik narasi "tanggung jawab sosial" tersebut, tersembunyi sebuah kenyataan brutal. Kesepakatan pada Desember 2023 antara manajemen dan serikat pekerja menargetkan pengurangan kapasitas produksi lebih dari 700.000 unit. Angka ini menunjukkan betapa dalamnya krisis yang sedang dihadapi perusahaan.

Bahkan Kepala Keuangan VW, David Powels, secara terbuka mengakui bahwa jalan masih sangat panjang. Ia menyatakan bahwa perusahaan masih harus melakukan banyak hal sebelum bisa menyebut restrukturisasi ini sebagai sebuah keberhasilan. Tujuannya adalah membuat Volkswagen kembali kompetitif dan stabil secara finansial pada tahun 2029.

Gaji Direksi Ikut Dipotong

Menariknya, dalam upaya meredam gejolak dan menunjukkan "solidaritas", pisau pemangkasan ini tidak hanya menyasar karyawan biasa. Jajaran manajemen tingkat atas pun dipaksa untuk ikut berkorban.

Gaji dan bonus anggota dewan direksi VW akan dipotong secara bertahap selama lima tahun ke depan. Pemangkasan sebesar 11 persen akan dimulai pada 2025 dan 2026, diikuti dengan pengurangan yang lebih kecil hingga 2029. Total penghematan dari pemotongan gaji para petinggi ini diperkirakan mencapai 15 juta euro atau sekitar Rp263 miliar.

Sebuah angka yang fantastis, namun mungkin terasa kecil jika dibandingkan dengan nasib puluhan ribu keluarga yang kini harus mencari sumber penghidupanbaru.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Spesifikasi VW ID. Polo...
Spesifikasi VW ID. Polo GTI: Harga Rp750 Juta, Jarak 417 KM, bisa Kejar ID. Buzz?
Setengah Abad VW Golf...
Setengah Abad VW Golf GTI: Dulu Mobil Rakyat Pekerja, Kini Mainan Miliarder Rp 1,2 Miliar
Skoda Susul Mitsubishi...
Skoda Susul Mitsubishi Keluar dari China Usai Penjualan Hancur Lebur!
VW ID.4 Versi Facelift...
VW ID.4 Versi Facelift Mulai Terlihat Sangat Mirip dengan Tiguan
Kamera Mundur Bermasalah,...
Kamera Mundur Bermasalah, Volkswagen Group Tarik 500.000 Mobil Mewah di AS
Ini Daftar Perusahaan...
Ini Daftar Perusahaan yang Rela Bayar Rp100 Miliar untuk Iklan 30 Detik di Super Bowl 2024
VW Drag Race Series...
VW Drag Race Series Seri 2 Jadi Obat Rindu Pecinta Automotif
Jemput Investasi Sel...
Jemput Investasi Sel Baterai, Bahlil Terbang ke Jerman Temui Petinggi VW
Rekomendasi
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Berita Terkini
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved