Ini yang Bikin Mazda EZ-60 Laris Manis usai Beberapa Hari Diluncurkan
Selasa, 10 Juni 2025 - 19:10 WIB
loading...
Mazda EZ-60 . FOTO/ DOK Mazda
A
A
A
LONDON - Changan Mazda Motor Corporation (Changan Mazda), perusahaan patungan antara Mazda dan Chongqing Changan Automobile Co., Ltd. (Changan Automobile) Mazda EZ-60.
BACA JUGA - Mazda EZ-60 Langsung Dipesan 26.000 Unit setelah 4 Hari Diluncurkan
Mazda EZ-60 yang diluncurkan hari ini adalah model kendaraan listrik kedua (Kendaraan Energi Baru) yang dikembangkan dan diproduksi oleh Changan Mazda melalui kolaborasi dengan Mazda dan Changan Automobile.
'Direncanakan mulai dijual di China pada tahun 2025, model baru ini akan memperluas jajaran kendaraan listrik Mazda di pasar China bersama dengan Mazda EZ-6 yang diluncurkan tahun lalu di bawah Yu Dian Xin Jing,.
Mazda EZ-60 adalah SUV crossover dengan gaya elegan dan modern, performa berkendara Jinba-Ittai yang membuat berkendara sehari-hari menyenangkan, dan fitur-fitur cerdas yang membuat kehidupan di dalam dan luar kendaraan menjadi lancar.
Tersedia dalam model kendaraan listrik (BEV) dan kendaraan hibrida plug-in (PHEV), EZ-60 akan memenuhi berbagai kebutuhan dan preferensi pelanggan China.
Mazda EZ-60 adalah SUV listrik yang memadukan daya tarik bawaan mobil dengan fitur-fitur canggih yang menarik bagi pelanggan China yang menyukai hal-hal baru dan canggih.
Mazda terus menggoda publik dengan spesifikasi dan desain terbaru dari SUV listrik terbarunya, Mazda EZ-60. Model ini merupakan hasil kolaborasi dengan Changan Mazda, dan rencananya akan melakukan debut resmi di Shanghai Auto Show 2025 pada 23 April.
Dengan perpaduan teknologi maju dan estetika modern khas Mazda, EZ-60 jadi salah satu kendaraan yang ditunggu-tunggu tahun ini.
Mazda EZ-60 tetap mengadopsi filosofi desain Kodo, namun dengan sentuhan yang lebih modern dan aerodinamis. Tanpa grille tradisional, memberikan tampilan yang lebih futuristik. Lampu tipis di tepian kap mesin, terhubung dengan garis desain mengalir.
Penerangan utama terintegrasi dengan bumper. Lalu Spion kamera digital, menggantikan kaca konvensional. Garis atapnya yang landai mendukung efisiensi aerodinamis, sementara pelek two-tone berukuran 19 inci atau 21 inci memberikan kesan dinamis.
Dengan panjang 4.850 mm, lebar 1.935 mm, dan tinggi 1.620 mm, Mazda EZ-60 menawarkan dimensi besar yang menempatkannya di segmen SUV menengah hingga besar.
Mobil ini dibangun di atas platform modular EPA1 dari Changan, yang juga digunakan pada model seperti Deepal S07 dan Deepal L07. Jarak sumbu roda 2.902 mm dan kapasitas bagasi hingga 1.036 liter memastikan ruang kabin yang lega dan kemampuan angkut barang yang optimal.
Listrik sepenuhnya: Menghasilkan tenaga 190 kW (255 hp), didukung baterai LFP berkapasitas 31,7 kWh hasil kolaborasi CATL dan Changan.
Extended-range: Memadukan mesin bensin 1,5 liter 4-silinder sebagai generator untuk pengisian baterai. Konfigurasi ini memungkinkan jarak tempuh hingga 160 km dalam mode listrik murni, cocok untuk aktivitas harian di perkotaan.
Interior Mazda EZ-60 menawarkan kemewahan dan teknologi. Layar masif 26,45 inci dengan resolusi 5K. Mengintegrasikan panel instrumen digital, media, dan pengaturan kabin. Sistem audio Dolby Atmos dengan konfigurasi 7.1.4 channel dan 23 speaker. Pencahayaan ambient yang dapat disesuaikan, jok berpenghangat dan ventilasi, serta panoramic sunroof.
Penggunaan layar sentuh dan perintah suara menggantikan sebagian besar tombol fisik, memberikan kesan minimalis dan modern. Tambahan layar di kedua sisi dasbor memproyeksikan hasil tangkapan kamera dari spion samping.
Selain kapasitas bagasi 350 liter yang dapat diperluas hingga 1.036 liter, versi full electric juga menawarkan ruang penyimpanan tambahan 126 liter di bagian depan. Fitur ADAS lengkap (Advanced Driving Assistance System) memastikan kenyamanan dan keselamatan maksimal.
Mazda EZ-60 akan dipasarkan secara global dengan nama Mazda CX-6e. Namun, Mazda menghadapi tantangan besar di pasar SUV listrik, bersaing dengan pemain besar seperti Tesla, BYD, dan Nio. Harga diprediksi berkisar 149.900–197.900 yuan (sekitar Rp344 juta–Rp457 juta). Penetapan harga yang kompetitif akan menjadi faktor kunci dalam menarik minat konsumen.
BACA JUGA - Mazda EZ-60 Langsung Dipesan 26.000 Unit setelah 4 Hari Diluncurkan
Mazda EZ-60 yang diluncurkan hari ini adalah model kendaraan listrik kedua (Kendaraan Energi Baru) yang dikembangkan dan diproduksi oleh Changan Mazda melalui kolaborasi dengan Mazda dan Changan Automobile.
'Direncanakan mulai dijual di China pada tahun 2025, model baru ini akan memperluas jajaran kendaraan listrik Mazda di pasar China bersama dengan Mazda EZ-6 yang diluncurkan tahun lalu di bawah Yu Dian Xin Jing,.
Mazda EZ-60 adalah SUV crossover dengan gaya elegan dan modern, performa berkendara Jinba-Ittai yang membuat berkendara sehari-hari menyenangkan, dan fitur-fitur cerdas yang membuat kehidupan di dalam dan luar kendaraan menjadi lancar.
Tersedia dalam model kendaraan listrik (BEV) dan kendaraan hibrida plug-in (PHEV), EZ-60 akan memenuhi berbagai kebutuhan dan preferensi pelanggan China.
Mazda EZ-60 adalah SUV listrik yang memadukan daya tarik bawaan mobil dengan fitur-fitur canggih yang menarik bagi pelanggan China yang menyukai hal-hal baru dan canggih.
Mazda terus menggoda publik dengan spesifikasi dan desain terbaru dari SUV listrik terbarunya, Mazda EZ-60. Model ini merupakan hasil kolaborasi dengan Changan Mazda, dan rencananya akan melakukan debut resmi di Shanghai Auto Show 2025 pada 23 April.
Dengan perpaduan teknologi maju dan estetika modern khas Mazda, EZ-60 jadi salah satu kendaraan yang ditunggu-tunggu tahun ini.
Mazda EZ-60 tetap mengadopsi filosofi desain Kodo, namun dengan sentuhan yang lebih modern dan aerodinamis. Tanpa grille tradisional, memberikan tampilan yang lebih futuristik. Lampu tipis di tepian kap mesin, terhubung dengan garis desain mengalir.
Penerangan utama terintegrasi dengan bumper. Lalu Spion kamera digital, menggantikan kaca konvensional. Garis atapnya yang landai mendukung efisiensi aerodinamis, sementara pelek two-tone berukuran 19 inci atau 21 inci memberikan kesan dinamis.
Dengan panjang 4.850 mm, lebar 1.935 mm, dan tinggi 1.620 mm, Mazda EZ-60 menawarkan dimensi besar yang menempatkannya di segmen SUV menengah hingga besar.
Mobil ini dibangun di atas platform modular EPA1 dari Changan, yang juga digunakan pada model seperti Deepal S07 dan Deepal L07. Jarak sumbu roda 2.902 mm dan kapasitas bagasi hingga 1.036 liter memastikan ruang kabin yang lega dan kemampuan angkut barang yang optimal.
Listrik sepenuhnya: Menghasilkan tenaga 190 kW (255 hp), didukung baterai LFP berkapasitas 31,7 kWh hasil kolaborasi CATL dan Changan.
Extended-range: Memadukan mesin bensin 1,5 liter 4-silinder sebagai generator untuk pengisian baterai. Konfigurasi ini memungkinkan jarak tempuh hingga 160 km dalam mode listrik murni, cocok untuk aktivitas harian di perkotaan.
Interior Mazda EZ-60 menawarkan kemewahan dan teknologi. Layar masif 26,45 inci dengan resolusi 5K. Mengintegrasikan panel instrumen digital, media, dan pengaturan kabin. Sistem audio Dolby Atmos dengan konfigurasi 7.1.4 channel dan 23 speaker. Pencahayaan ambient yang dapat disesuaikan, jok berpenghangat dan ventilasi, serta panoramic sunroof.
Penggunaan layar sentuh dan perintah suara menggantikan sebagian besar tombol fisik, memberikan kesan minimalis dan modern. Tambahan layar di kedua sisi dasbor memproyeksikan hasil tangkapan kamera dari spion samping.
Selain kapasitas bagasi 350 liter yang dapat diperluas hingga 1.036 liter, versi full electric juga menawarkan ruang penyimpanan tambahan 126 liter di bagian depan. Fitur ADAS lengkap (Advanced Driving Assistance System) memastikan kenyamanan dan keselamatan maksimal.
Mazda EZ-60 akan dipasarkan secara global dengan nama Mazda CX-6e. Namun, Mazda menghadapi tantangan besar di pasar SUV listrik, bersaing dengan pemain besar seperti Tesla, BYD, dan Nio. Harga diprediksi berkisar 149.900–197.900 yuan (sekitar Rp344 juta–Rp457 juta). Penetapan harga yang kompetitif akan menjadi faktor kunci dalam menarik minat konsumen.
(wbs)
Lihat Juga :