Ternyata Ini yang Membuat Harga Mobil Listrik China Murah

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:13 WIB
loading...
Ternyata Ini yang Membuat...
Mobil listrik China. FOTO/ DOK SIndoNews
A A A
BEIJING - Salah satu alasan mobil China saat ini sangat diminati adalah harganya yang jauh lebih murah dibandingkan mobil dari Jepang, Korea, Eropa, dan Amerika.

BACA JUGA - 10 Merek Mobil Jepang Terbaik Berdasarkan Teknologi dan Kualitasnya

Seperti dilansir dari guangcai Auto, saat para pesaing mereka seperti merek Jepang dan Eropa bertanya apa membuat mobil-mobil China bisa dijual dengan harga lebih terjangkau?

SindoNews coba menganalisis apa yang mempengaruhi harga mobil asal China jauh lebih murah.

China dikenal sebagai negara dengan sumber daya alam yang melimpah. Bahan baku seperti baja, aluminium, dan plastik yang digunakan untuk membuat mobil tersedia dalam jumlah besar dengan harga lebih rendah dibandingkan negara lain. Dengan demikian, biaya produksi komponen mobil menjadi lebih hemat.

China memiliki tenaga kerja yang melimpah dengan upah relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara maju. Meskipun ada kenaikan upah dari tahun ke tahun, biaya tenaga kerja di China masih lebih kompetitif dibandingkan negara seperti Jepang, Jerman, atau Amerika Serikat.

Pabrik-pabrik otomotif di China menggunakan teknologi manufaktur canggih dengan sistem produksi massal. Semakin banyak unit yang diproduksi, semakin rendah biaya produksi per unitnya. Inilah yang memungkinkan produsen mobil China menekan harga jual tanpa mengorbankan keuntungan.

Alih-alih mengembangkan teknologi otomotif dari nol, banyak produsen mobil China membeli lisensi atau meniru teknologi dari produsen besar seperti Toyota, Volkswagen, atau BMW. Dengan cara ini, mereka tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk penelitian dan pengembangan (R&D), yang biasanya sangat mahal bagi pabrikan lain.

Banyak perusahaan otomotif China menjalin kerja sama dengan pabrikan besar dari luar negeri. Contohnya, Geely yang membeli Volvo atau MG yang kini dimiliki oleh SAIC Motor. Dengan kerja sama ini, mereka mendapatkan akses ke teknologi canggih tanpa harus menghabiskan banyak biaya untuk inovasi sendiri.

Pemerintah China sangat mendukung industri otomotif lokal dengan berbagai kebijakan yang menguntungkan. Subsidi diberikan untuk mobil listrik, pemotongan pajak untuk industri otomotif, serta regulasi yang mengutamakan merek lokal dibandingkan merek asing.

Untuk pasar domestik, mobil buatan China tidak dikenakan pajak impor yang tinggi seperti mobil dari Jepang atau Eropa. Hal ini memungkinkan produsen menjual mobil dengan harga lebih murah di dalam negeri. Bahkan ketika diekspor, mobil China masih lebih kompetitif karena harga produksinya sudah rendah dari awal.

Sebagian besar komponen mobil asal China dibuat oleh perusahaan lokal dengan biaya produksi yang lebih rendah dibandingkan komponen dari Jepang atau Eropa. Komponen seperti sistem kelistrikan, suspensi, hingga material interior dibuat dengan efisiensi biaya yang tinggi tanpa harus bergantung pada pemasok luar negeri.

Beberapa mobil China menggunakan material yang lebih ringan dan murah dibandingkan merek premium dari negara lain. Meskipun tetap memenuhi standar keamanan, kualitas material ini sering kali lebih rendah dibandingkan mobil-mobil Jepang atau Eropa.

Mobil China terkenal dengan fitur-fitur lengkap seperti layar sentuh besar, sunroof, sistem kamera 360 derajat, hingga fitur keselamatan canggih dengan harga yang lebih rendah dibandingkan kompetitor. Ini membuat konsumen merasa mendapatkan lebih banyak manfaat dengan harga yang lebih murah.

Merek-merek China berani menjual mobil dengan margin keuntungan yang lebih tipis untuk menarik lebih banyak pembeli. Strategi ini sangat efektif untuk bersaing dengan merek-merek mapan yang sudah lama ada di pasar.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
BYD Rilis Sedan Mewah...
BYD Rilis Sedan Mewah Yangwang U7 Bermesin Empat Motor Listrik dengan Jangkauan 1.006 Km
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Rekomendasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Berita Terkini
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Motor Listrik Cerdas...
Motor Listrik Cerdas Yadea OSTA dan VELAX Hadir di PRJ 2026
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Motor 2 Tak Naik Daun,...
Motor 2 Tak Naik Daun, MIE Hadir di BBQ Ride 2026
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved