Alarm dari Raja Otomotif China: Bos Geely Sebut Industri Global Hadapi Kiamat Kapasitas, Perang Harga Baru Permulaan!

Sabtu, 14 Juni 2025 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Pernyataan Li Shufu ini datang tepat setelah regulator China berulang kali menyerukan agar perang harga yang merusak dihentikan.

Namun, peringatan dari bos Geely ini menyiratkan bahwa masalahnya bukan lagi sekadar soal diskon, melainkan soal pabrik-pabrik yang memproduksi mobil lebih banyak dari yang bisa diserap oleh pasar.

Ini adalah bom waktu. Kelebihan produksi ini adalah bahan bakar utama yang mengobarkan perang harga, memaksa para pemain untuk "bakar duit" demi mempertahankan pangsa pasar dan mendorong para diler ke jurang kebangkrutan.
Strategi 'Cerdik' atau 'Ketinggalan Kereta'?

Alih-alih membangun pabrik baru yang mahal, strategi Geely kini adalah "menumpang" di fasilitas milik orang lain. Mereka berencana menggunakan pabrik milik Renault di Brazil untuk ekspansi di Amerika Latin.

Namun, strategi yang terdengar cerdik ini pun tak lepas dari masalah. Laporan menyebutkan bahwa regulator China justru menunda persetujuan untuk langkah tersebut, menambah lapisan kerumitan dan menunjukkan betapa peliknya kondisi industri saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
10 Perusahaan Mobil...
10 Perusahaan Mobil Terbesar di Dunia, Pendapatannya Tembus Rp5.179 Triliun
Rekomendasi
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Berita Terkini
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved