Ban Gundul Jadi Bom Waktu, Dunlop Jemput Bola Edukasi Pengemudi di Bogor
Selasa, 17 Juni 2025 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
Ini bukan sekadar acara promosi. Ini adalah sebuah upaya "menjemput bola", sebuah usaha untuk mengedukasi publik secara langsung tentang pentingnya hal-hal mendasar seperti memeriksa tekanan angin dan kondisi alur tapak ban. `
"Harapannya, Safety Campaign ini bisa meningkatkan keselamatan berkendara,” kata Tomohiro Senna, Sales & Marketing Director PT Sumi Rubber Indonesia, produsen ban Dunlop. "Pengendara harus memeriksakan kendaraannya secara berkala demi keselamatan berkendara," tegasnya.
Lebih dari Sekadar Cek Ban
Untuk menarik minat masyarakat, kampanye ini dikemas dengan berbagai kegiatan menarik. Selain bisa berkonsultasi langsung dengan para ahli, pengunjung juga bisa mendapatkan layanan isi nitrogen gratis, potongan harga untuk spooring, hingga berbagai voucher dan hadiah menarik lainnya.
Konsistensi menjadi kunci dari kampanye ini. Telah digelar sejak 2019, program ini akan terus menyisir kota-kota lain di Indonesia sepanjang tahun 2025, mulai dari Cirebon, Sidoarjo, Lampung, hingga Manado dan Bali.
Pada akhirnya, di balik semua kemeriahan dan promosi, pesan yang ingin disampaikan sangatlah sederhana namun krusial. Seperti yang diungkapkan Jane Nawilis, "Memilih ban yang tepat dan merawat ban juga akan memperpanjang usia ban dan menghemat biaya."
Sebuah pengingat bahwa merawat ban bukan hanya soal keselamatan, tetapi juga soal kecerdasan finansial. Inisiatif seperti ini menjadi langkah positif untuk membangun budaya berkendara yang lebih sadar dan bertanggung jawab, satu kota padasatuwaktu.
"Harapannya, Safety Campaign ini bisa meningkatkan keselamatan berkendara,” kata Tomohiro Senna, Sales & Marketing Director PT Sumi Rubber Indonesia, produsen ban Dunlop. "Pengendara harus memeriksakan kendaraannya secara berkala demi keselamatan berkendara," tegasnya.
Lebih dari Sekadar Cek Ban
![Ban Gundul Jadi Bom Waktu, Dunlop Jemput Bola Edukasi Pengemudi di Bogor]()
Untuk menarik minat masyarakat, kampanye ini dikemas dengan berbagai kegiatan menarik. Selain bisa berkonsultasi langsung dengan para ahli, pengunjung juga bisa mendapatkan layanan isi nitrogen gratis, potongan harga untuk spooring, hingga berbagai voucher dan hadiah menarik lainnya.
Konsistensi menjadi kunci dari kampanye ini. Telah digelar sejak 2019, program ini akan terus menyisir kota-kota lain di Indonesia sepanjang tahun 2025, mulai dari Cirebon, Sidoarjo, Lampung, hingga Manado dan Bali.
Pada akhirnya, di balik semua kemeriahan dan promosi, pesan yang ingin disampaikan sangatlah sederhana namun krusial. Seperti yang diungkapkan Jane Nawilis, "Memilih ban yang tepat dan merawat ban juga akan memperpanjang usia ban dan menghemat biaya."
Sebuah pengingat bahwa merawat ban bukan hanya soal keselamatan, tetapi juga soal kecerdasan finansial. Inisiatif seperti ini menjadi langkah positif untuk membangun budaya berkendara yang lebih sadar dan bertanggung jawab, satu kota padasatuwaktu.
(dan)
Lihat Juga :