Laris Manis, Honda Brio Belum Juga Dapat Penyegaran
Selasa, 17 Juni 2025 - 09:08 WIB
loading...
Honda Brio Belum Juga Dapat Penyegaran. FOTO/ DOK SindoNews
A
A
A
LONDON - Honda Brio belum juga mendapatkan penyegaran, meski menjadi tulang punggung Honda di Indonesia. Padahal, sejumlah model yang juga menjadi andalan telah mendapatkan penyegaran yang membuat tampilannya makin modern.
BACA JUGA - Diskon Pajak Bikin Penjualan Mobil Melonjak
Sebagai informasi, Brio mendapatkan penyegaran terakhir kali pada empat tahun lalu. Namun, kontribusinya dalam penjualan secara domestik masih menjadi yang terbesar. Bahkan, hampir mencapai setengah dari total penjualan Honda.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan Honda masih mempelajari apa yang dibutuhkan pada Brio. Sebab, model yang ada saat ini sudah berhasil memikat konsumen.
"Penyegaran memang diperlukan, tapi kami pelajari. Seperti apa sih penyegaran yang diperlukan untuk konsumen Brio sekarang. Penyegaran tidak harus full. Tergantung kebutuhan, keinginan konsumen. Kita pelajari terus masih perlu apa," kata Billy saat ditemui di Anyer, belum lama ini.
Sebagai informasi, Honda Brio masih berkuasa di segmen LCGC (Low Cost Green Car), meski harganya menjadi yang paling tinggi. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan secara wholesales Brio pada 2024 sebanyak 51.133 unit, gabungan Satya dan RS.
Sementara pada Januari-Mei 2025, Honda Brio yang telah terdistribusi dari pabrik ke diler sebanyak 17.952 unit. Angka tersebut gabungan dari Brio RS dan Brio Satya.
Soal harga, Honda Brio dipasarkan mulai Rp170,4 juta untuk tipe Satya yang masuk dalam program LCGC. Sementara model RS dibanderol Rp258,2 juta.
BACA JUGA - Diskon Pajak Bikin Penjualan Mobil Melonjak
Sebagai informasi, Brio mendapatkan penyegaran terakhir kali pada empat tahun lalu. Namun, kontribusinya dalam penjualan secara domestik masih menjadi yang terbesar. Bahkan, hampir mencapai setengah dari total penjualan Honda.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan Honda masih mempelajari apa yang dibutuhkan pada Brio. Sebab, model yang ada saat ini sudah berhasil memikat konsumen.
"Penyegaran memang diperlukan, tapi kami pelajari. Seperti apa sih penyegaran yang diperlukan untuk konsumen Brio sekarang. Penyegaran tidak harus full. Tergantung kebutuhan, keinginan konsumen. Kita pelajari terus masih perlu apa," kata Billy saat ditemui di Anyer, belum lama ini.
Sebagai informasi, Honda Brio masih berkuasa di segmen LCGC (Low Cost Green Car), meski harganya menjadi yang paling tinggi. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan secara wholesales Brio pada 2024 sebanyak 51.133 unit, gabungan Satya dan RS.
Sementara pada Januari-Mei 2025, Honda Brio yang telah terdistribusi dari pabrik ke diler sebanyak 17.952 unit. Angka tersebut gabungan dari Brio RS dan Brio Satya.
Soal harga, Honda Brio dipasarkan mulai Rp170,4 juta untuk tipe Satya yang masuk dalam program LCGC. Sementara model RS dibanderol Rp258,2 juta.
(wbs)
Lihat Juga :