China Pecahkan Rekor Penjualan Mobil Listrik, Saat Amerika Justru Menyerah Pasrah

Rabu, 18 Juni 2025 - 08:00 WIB
loading...
China Pecahkan Rekor...
BYD Dolphin Surf yang diluncurkan di pasar Eropa. Foto: ist
A A A
BEIJING - Sebuah pergeseran lempeng tektonik kini tengah mengguncang industri otomotif global. Di saat para produsen Barat masih berdebat soal insentif dan infrastruktur, China justru melaju sendirian dengan kecepatan penuh, membanjiri dunia dengan mobil listrik (EV) mereka.

Data terbaru menunjukkan realitas yang brutal: China baru saja memecahkan rekor dengan menjual 1 juta unit mobil listrik hanya dalam bulan Mei 2025.

Angka ini bukan sekadar statistik. Ini adalah sebuah deklarasi dominasi. Di saat penjualan EV global mencapai 7,2 juta unit hingga Mei (naik 28% dari tahun lalu), lebih dari separuhnya, yaitu 4,4 juta unit, berasal dari China.

Sementara itu, Amerika Utara, yang pernah menjadi kiblat inovasi, kini terseok-seok dengan pertumbuhan hanya 3% dan seolah "menyerah" dalam perlombaan.

“Terjadi jurang yang terus menganga antara pertumbuhan pasar China dengan pasar yang goyah di Amerika Utara," ungkap Charles Lester dari lembaga riset EV, Rho Motion, blak-blakan.

Eropa Berjuang, Amerika 'Masuk Angin'
China Pecahkan Rekor Penjualan Mobil Listrik, Saat Amerika Justru Menyerah Pasrah

Di Eropa, situasinya sedikit lebih baik. Penjualan tumbuh 27% dengan total 1,6 juta unit terjual hingga Mei. Negara-negara seperti Spanyol (naik 72%) dan Italia (naik 58%) seolah sedang "menginjak pedal gas dalam-dalam" untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, upaya mereka masih terlihat seperti perjuangan untuk tidak tertinggal terlalu jauh, bukan untuk memimpin.
Kondisi paling parah justru terjadi di Amerika Utara. Pertumbuhan yang hanya 3% adalah sebuah "lampu merah" yang menyala terang. Ini sebagian besar disebabkan oleh kebijakan Kanada yang memangkas subsidi EV, menyebabkan penjualan di sana anjlok hingga 20%.

Amerika Serikat, dengan pertumbuhan hanya 4%, seolah hanya ditopang oleh sisa-sisa insentif kredit pajak federal yang nasibnya kini berada di ujung tanduk di bawah ancaman pemerintahan Presiden Donald Trump.

Komentar pedas ini seolah menjadi suara dari banyak pihak yang melihat lobi anti-EV di AS telah berhasil memastikan bahwa mobil listrik terjangkau, seperti yang membanjiri pasar China, tidak akan pernah tersedia bagi konsumen Amerika.

Mesin Perang China yang Tak Terbendung

Sementara Barat sibuk dengan politik internalnya, mesin perang industri China terus bergerak tanpa henti. BYD, sebagai panglimanya, tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga berekspansi secara agresif ke Eropa.

Mereka meluncurkan Dolphin Surf (di China dikenal sebagai Seagull) dengan harga sekitar USD25.000 atau sekitar Rp410 jutaan.

Sebuah harga yang sangat kompetitif untuk pasar Eropa. Menariknya, model ini adalah hybrid, sebuah langkah cerdik yang membuatnya tidak tunduk pada tarif baru Uni Eropa terhadap mobil listrik murni dari China.

Peta Kekuatan yang Berubah Total (Penjualan EV hingga Mei 2025)

Global: 7,2 juta unit (Naik 28%)
China: 4,4 juta unit (Naik 33%)
Eropa: 1,6 juta unit (Naik 27%)
Amerika Utara: 0,7 juta unit (Naik hanya 3%)
Seluruh Dunia Lainnya: 0,6 jutaunit(Naik36%)
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Rekomendasi
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
Berita Terkini
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved