Mobil Terbang Xpeng Siap Mendarat di GIIAS 2025: Mimpi Masa Depan atau Sekadar Pemanis Pameran?
Sabtu, 21 Juni 2025 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
"Kita berbeda dari brand EV lainnya. Berangkat dari perusahaan IT, makanya kita membawa tema Advancing Intelligent," kata Hari Arifianto, VP Marketing of Xpeng Indonesia, di Jakarta, Rabu (18/6/2025).
Pernyataan ini adalah kunci untuk memahami strategi mereka. XPENG tidak melihat dirinya sebagai perusahaan otomotif biasa. Mereka adalah perusahaan teknologi yang kebetulan membuat mobil. Dan kini, mereka membawa "mainan" tercanggih mereka untuk dipamerkan.
"Sesuatu yang membuat berbeda adalah ketika mobil-mobil lain mengajak berenang dan berjalan-jalan, kita ingin mengajak teman-teman media untuk terbang," ujar Hari dengan nada penuh percaya diri.
Saat dibutuhkan, bagian belakang mobil van ini akan terbuka, dan drone raksasa tersebut bisa lepas landas secara vertikal. Dikabarkan, drone ini mampu melaju hingga kecepatan 130 km/jam selama 30-35 menit. Dan yang lebih "ajaib", mobil induknya mampu mengisi ulang daya drone ini hingga enam kali.
Rencananya, kendaraan futuristik ini akan mulai diproduksi massal pada tahun 2026.
Pernyataan ini adalah kunci untuk memahami strategi mereka. XPENG tidak melihat dirinya sebagai perusahaan otomotif biasa. Mereka adalah perusahaan teknologi yang kebetulan membuat mobil. Dan kini, mereka membawa "mainan" tercanggih mereka untuk dipamerkan.
"Sesuatu yang membuat berbeda adalah ketika mobil-mobil lain mengajak berenang dan berjalan-jalan, kita ingin mengajak teman-teman media untuk terbang," ujar Hari dengan nada penuh percaya diri.
Bukan Sekadar Mobil, Ini 'Induk Semang' Drone Raksasa
Lantas, seperti apa wujud dari "mobil terbang" ini? AEROHT Land Aircraft Carrier adalah sebuah konsep modular yang terdiri dari dua bagian: sebuah mobil van bergaya sci-fi yang berfungsi sebagai "induk semang", dan sebuah modul terbang atau drone penumpang yang tersimpan di dalamnya.Saat dibutuhkan, bagian belakang mobil van ini akan terbuka, dan drone raksasa tersebut bisa lepas landas secara vertikal. Dikabarkan, drone ini mampu melaju hingga kecepatan 130 km/jam selama 30-35 menit. Dan yang lebih "ajaib", mobil induknya mampu mengisi ulang daya drone ini hingga enam kali.
Rencananya, kendaraan futuristik ini akan mulai diproduksi massal pada tahun 2026.
Di Balik Mimpi Terbang, Ada Misi di Darat
Tentu, memamerkan mobil terbang adalah cara paling efektif untuk menciptakan hype dan membuat semua mata tertuju pada booth XPENG di GIIAS. Namun, jangan salah. Di balik semua pertunjukan ini, ada sebuah misi bisnis yang sangat nyata.Lihat Juga :